RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor mengapresiasi kolaborasi Yayasan Visi Nusantara (Vinus) Maju bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Minggu (21/12/2025).
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menilai inisiatif Vinus Maju selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui ruang publik.
Bupati Bogor menyatakan dukungannya terhadap gagasan pembukaan layanan kesehatan gratis di area CFD.
Menurutnya, keberadaan Vinus Maju selama ini telah menjadi wadah yang konsisten dalam menumbuhkan partisipasi anak muda untuk berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bogor.
Selain aspek kesehatan, Rudy Susmanto juga menekankan bahwa kegiatan Car Free Day tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga masyarakat.
CFD dinilainya turut berperan dalam menggerakkan roda perekonomian warga, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memanfaatkan kawasan Jalan Tegar Beriman sebagai ruang usaha.
Sementara itu, Founder Vinus Maju, Yusfitriadi, menjelaskan bahwa layanan kesehatan gratis yang digelar di kawasan CFD merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-7 Vinus.
Ia menyebutkan, sebelumnya Vinus juga telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial lain, seperti donor darah dan pembagian bibit pohon kepada masyarakat.
Menurut Yusfitriadi, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menjadi langkah strategis agar manfaat kegiatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang hadir di CFD.
Baca Juga: 7 Bansos Masih Cair hingga Akhir Desember 2025, Mulai PKH, BPNT, PIP hingga BLT Rp900 Ribu
Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Mediawaty.
Ia menyambut positif sinergi yang dibangun Vinus Maju dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi yayasan tersebut dalam membantu penyelenggaraan layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara komunitas, generasi muda, dan pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan serta mengoptimalkan ruang publik sebagai sarana edukasi dan pelayanan sosial. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti