Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wamenpar RI Pastikan Kesiapan Wisata di Bogor, Pemkab Bogor Targetkan 2,5 Juta Wisatawan Berlibur di Puncak Saat Nataru

Abilly Muhamad • Senin, 22 Desember 2025 | 14:22 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Ria Marlisa saat menyampaikan keterangan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Ria Marlisa saat menyampaikan keterangan.

‎RADAR BOGOR - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memastikan kesiapan sejumlah destinasi wisata di kawasan Bogor dalam menyambut wisatawan jelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

‎"Ini adalah kunjungan untuk jelang Nataru. Kami mengecek kesiapan dari teman-teman. Pertamanya taman rekreasi, karena taman rekreasi pastinya akan padat dikunjungi oleh wisatawan di Natal 2025 dan juga tahun baru 2026," kata Wamenpar Ni Luh Puspa kepada Radar Bogor, Senin 22 Desember 2025.

‎Adapun, sejumlah destinasi yang ditinjau Wamenpar yakni Enchanting Valley by Taman Safari Indonesia, Cimory Dairyland, dan Kebun Raya Bogor.

Baca Juga: Jelang Libur Nataru 2026, Saldo Bansos Rp600 Ribu Masuk KKS 22 Desember 2025, PKH BPNT Tahap 4 Cair Serentak

‎Di masing-masing destinasi, Wamenpar yang didampingi Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenpar, Fadjar Hutomo, meninjau kesiapan destinasi serta berbagai fasilitas pendukung agar wisatawan dapat berwisata dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.

‎"Kami melihat bagaimana sebenarnya di sini terkait dengan (kesiapan) keamanannya. Karena kan ini terbuka ya, alam terbuka. Di tengah cuaca yang seperti ini di akhir bulan ini, tentu kita ingin memastikan bahwa taman rekreasi ini benar-benar siap. Tidak hanya membuat orang senang, tapi orang aman di sini," jelas dia.

‎Dia menekankan pentingnya pengelola wisata menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah jalur evakuasi.

Baca Juga: Tenang! Cek Saldo BPNT Tahap 4 di Wilayah Ini, Rekening Mandiri KKS Lama Masih Zonk, KPM Pencairan Tetap Bertahap

‎Sehingga, Ni Luh meminta agar tanda penunjuk jalur evakuasi diperbanyak dan ditempatkan secara strategis.

Hal ini guna memudahkan wisatawan mengidentifikasi rute yang harus dilalui serta titik kumpul saat terjadi situasi darurat.

Wamenpar RI, Ni Luh saat meninjau tempat wisata di Bogor.
Wamenpar RI, Ni Luh saat meninjau tempat wisata di Bogor.


‎"Jadi mereka begitu masuk sudah hafal, kalau ada apa-apa jalur evakuasinya ke mana, titik kumpulnya di mana dan sebagainya," tutur dia.

‎Selain jalur evakuasi, ia juga menyoroti kondisi pepohonan di lokasi wisata.

Ia meminta pengelola untuk secara rutin memeriksa kondisi pohon guna mencegah potensi bahaya bagi wisatawan, terutama mengingat peringatan BMKG terkait curah hujan tinggi dan munculnya bibit siklon.

Baca Juga: Penumpang Kereta Api Jelang Nataru Membludak, Lebih dari 565 Ribu Tiket Ludes Terjual

‎Dengan begitu, Ni Luh mengimbau para pelaku wisata dan wisatawan sama-sama meningkatkan kewaspadaan.

‎"Jadi mudah-mudahan ini bisa memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

‎Sebagai informasi, Kemenpar sebelumnya juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Pariwisata tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

‎Surat edaran ini telah disebar ke seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah (Pemda), asosiasi, dan pelaku usaha jasa pariwisata.

SE ini mencakup berbagai unsur penting, yakni keamanan, keselamatan, dan kesehatan, demi mewujudkan liburan yang aman, nyaman, dan menyenangkan di area wisata.

Baca Juga: Warga Kota Depok Produksi 1.265 Ton Sampah Per Hari, Pemkot Gandeng Pihak Ketiga

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa menargetkan bahwa jumlah pengunjung saat libur Nataru di Puncak Bogor capai 2,5 juta wisatawan hingga tanggal 31 Desember.

‎"Untuk libur Nataru ini kurang lebih diatas 2,5 juta orang karna perhitungan kemarin. Saya sudah melalukan monitoring di Puncak bersama ibu Wamenpar kunjungan wisatawan cukup banyak khususnya jalur Puncak. Jadi kita targetnya sampai tanggal 31 diatas 2,5 juta setengah," ujar Ria.

‎Kata Ria, sejak hari kemarin kawasan Puncak Bogor sudah mulai dipadati wisatawan, mengingat saat ini telah memasuki libur sekolah.

‎"Nanti target utama rencananya seperti kita sudah rapat dengan Polres kurang lebih pada saat malam Natal libur Natal dan libur tahun baru," kata Ria.

‎Ria menutur, untuk terus menarik wisatawan agar berlibur ke Puncak Bogor pihaknya akan mengadakan event, baik yang diselenggarakan oleh pihak hotel, restauran maupun Pemerintah Daerah.

‎"Kami Pemerintah Kabupaten Bogor mengadakan Puncak Fest yang memang untuk mengisi kegiatan pada saat jalur ditutup pada saat malam tahun baru kan ada penutupan jalur dari mulai sore jam 18.00 Wib sampai jam 24.00 Wib nah itu kami mengadakan kegiatan bekerja sama dengan PHRI Kabupaten Bogor mereka melaksanakan kami supporting event untuk temen-temen hotel itu juga bisa banyak pengunjungnya," pungkasnya.(abl)

Editor : Alpin.
#Wamenpar Ni Luh Puspa #pariwisata #kabupaten bogor