RADAR BOGOR - Selama tahun 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperbaiki sebanyak 158 ruas jalan di wilayah Bumi Tegar Beriman.
Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, Ujang Supardi mengatakan bahwa tahun 2025 ada 158 ruas jalan yang diperbaiki.
"Perbaikan jalan ada rekontruksi dan pemeliharaan. Perbaikan rekontruksi 148 ruas yang rekontruksi kalo pemelihara yang berkala ada 10, tersebar di wilayah Kabupaten Bogor," kata Ujang kepada Radar Bogor, Senin 22 Desember 2025.
Baca Juga: Target Rampung Akhir Desember 2025, Perbaikan Jalan Provinsi di Parung Panjang Bogor Capai 94 Persen
Dari ratusan ruas jalan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor itu, perbaikan didominasi di wilayah Bogor Barat.
"Yang terbanyak di Bogor Barat, rata-rata Bogor Barat Parungpanjang, terus Rumpin, Gunungsindur termasuk Daerah juga Jasinga juga banyak," jelas dia.
Ujang menyampaikan, dampak perbaikan jalan itu untuk memudahkan mobilisasi aktifitas masyarakat, apalagi saat ini menghadapi hari natal dan tahun baru.
Dia mencontohkan, seperti di jalur ruas Jasinga - Tenjo sepanjang 4 Km yang saat ini sudah mulus.
Baca Juga: BPNT Tahap 4 Desember 2025 Terpantau Cair Masif, KKS KPM Terisi hingga Jutaan karena Gabungan Bansos dengan PKH
"Kalau buat tahun baru itu jalan Janala - lebak wangi 5,8 km selesai, terus jalur wisata banyak juga di itu. Ya sebenarnya kelancaraan mobilisasi jadi lancar kemarin kan banyak jalan rusak sekarang mending sudah mulai dibangun," imbuh dia.
Meski sebagian jalan sudah dalam keadaan mulus, kata dia, ada juga perbaikan ruas jalan yang terhambat, sehingga mengakibatkan kemacetan seperti yang terjadi di ruas jalan Pasir Ipis Garehong.
Kata Ujang, keterlambatan perbaikan jalan itu akibat kelangkaan bahan material.
"Ada beberapa yang mungkin kelangkaan bahan jadi ada beberapa kegiatan yang tersendat jadinya bikin kaya di Pasir Ipis Garehong itu ada tiga kegiatan itu, jembatan dan jalan itu berakibat juga karna kayanya belum selesai," imbuh dia.
Dengan begitu, kata Ujang menghimbau bagi kontraktor atau pihak ketiga agar segera menyelesaikan perbaikan jalan.
Untuk masyarakat agar mencari alternatif apabila melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki.
"Himbauan dinas PUPR dipercepat kegiatannya jangan menganggu lalu lintas pada saat nataru. Himbauan untuk masyarakat kalo memang terhambat jalur alternatif soalnya gabisa dikerjakan karna langka juga bahannya," pungkasnya.(abl)