RADAR BOGOR - Tiga tahun minta perbaikan, SD Negeri Ciketug, Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, ambruk hingga mengalami kerusakan berat.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor baru melakukan penanganan setelah sejumlah ruang kelas roboh pada Senin, 22 Desember 2025.
Kepala Desa Pangkal Jaya, Taupik Sumarna menyayangkan peristiwa tersebut. Padahal, selama ini pihaknya telah mengusulkan revitalisasi atau perbaikan SDN Ciketug, Nanggung ke Pemkab Bogor.
"Setiap tahun kami ajukan, karena kondisinya sudah miris. Tapi tidak pernah terealisasi sampai akhirnya roboh," ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 23 Desember 2025.
Ia pun telah melaporkan kejadian ini ke pihak Kecamatan Nanggung dan meminta Dinas Pendidikan benar-benar melakukan penanganan total.
Kepala SD Negeri Ciketug, Mursyid menyebut ada sebanyat empat ruang kelas di sekolahnya yang ambruk. Sebelum kejadian, memang keempat ruang kelas tersebut telah mengalami kerusakan sejak lama.
"Sudah dua tahun terakhir atap sekolah rusak, tapi tetap dipakai karena tidak pilihan. Usulan perbaikan tidak pernah terwujud," bebernya.
Pada Selasa (23/12), tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor datang untuk meninjau langsung SDN Ciketug yang roboh.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy menyatakan, kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sekolah sekaligus menyusun langkah penanganan terhadap dampak kerusakan fisik pada satuan pendidikan tersebut.
"Berdasarkan hasil tinjauan, terdapat tiga ruang kelas dan satu ruang kantor guru yang mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat," jelas Rusliandy.
Ia menegaskan bahwa SDN Ciketug akan menjadi prioritas penanganan Pemerintah Kabupaten Bogor. Proses tindak lanjut akan segera dilakukan melalui tahapan perencanaan hingga penganggaran sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.
"Keberadaan ruang kelas yang layak dan aman merupakan faktor penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, penanganannya akan segera kami percepat," tukasnya.(cok)
Editor : Alpin.