Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

FKKM Bersama LPHD Mahara Lakukan Penanaman Perdana di Desa Malasari Bogor, Sebagai Upaya Mendorong Pemulihan Hutan

Alpin. • Rabu, 24 Desember 2025 | 19:02 WIB
FKKM bersama LPHD Mahara melaksanakan Penanaman Perdana di Kampung Malasari, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Selasa 23 Desember 2025.
FKKM bersama LPHD Mahara melaksanakan Penanaman Perdana di Kampung Malasari, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Selasa 23 Desember 2025.

RADAR BOGOR — Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM) bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Malasari Halimun Sejahtera (MAHARA) melaksanakan Penanaman Perdana di Kampung Malasari, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Selasa 23 Desember 2025.

Penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya restorasi areal Perhutanan Sosial dan penguatan kapasitas LPHD.

Penanaman dilakukan di areal hutan yang mengalami degradasi seluas 53 haktare dengan pendekatan agroforestry yang mengintegrasikan pemulihan ekosistem dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 219.676 bibit tanaman disiapkan, yakni durian, manggis, jeruk, kopi, sengon, dan gamal, untuk ditanam di wilayah LPHD MAHARA di Desa Malasari dengan luas 53 haktare.

Penanaman perdana dicanangkan Dirjen Perhutanan Sosial, Catur Endah Prasetiani, perwakilan dari Pemerintah Inggeris atau FCDO, dan The Asia Foundation.

Direktur Eksekutif Yayasan Kehutanan Masyarakat Indonesia (YKMI) atau disebut juga Seknas FKKM, Dr. (C) Mangarah Silalahi mengatakan, penanaman perdana ini menjadi langkah awal pemulihan hutan berbasis masyarakat.

Penanaman ini diharapkan dapat mencegah banjir karena lokasinya di Hulu Bogor dan Jakarta, meningkatkan kesadaran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat .

Kegiatan penanaman ini dihadiri sekitar 200 orang dan turut hadir juga perwakilan pemerintah pusat, provinsi dan daerah serta Kelompok Tani Hutan lainnya.

Kelompok perhutanan sosial LPHD MAHARA diharapkan dapat menjadi contoh praktik terbaik dalam upaya restorasi hutan berbasis masyarakat, yang sangat peduli dengan wilayah hilir dan juga penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

"Kami sangat senang karena pak Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni PHd, telah memberikan persetujuan HD MAHARA akhir tahun 2024 lalu dengan luasan 806 haktare," ujar Ketua LPHD MAHARA, Eliya Kharisma.

Mereka juga sudah membentuk 5 Kelompok Usaha PS dan satu diantaranya KUPS Perempuan- Pakebucu. "Terimakasih atas pencanangan tanam perdana Oleh Bu Dirjen PS dan rombongan, Pemerintah Inggeris, TAF dan FKKM yg telah memfasilitasi kami selama ini," tutup Eliya.(**)

Editor : Alpin.
#kehutanan #Desa Malasari #penanaman perdana