Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Klapanunggal Bogor Geger, Anak Ditemukan Meninggal dan Ibu dalam Kondisi Lemas dalam Rumah Gelap

Muhammad Ali • Jumat, 26 Desember 2025 | 10:31 WIB
Proses evakuasi mayat di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
Proses evakuasi mayat di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR — Peristiwa menggegerkan warga terjadi di Komplek Perumahan Pesona Kahuripan Empat, Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis, 25 Desember 2025.

Seorang perempuan bernama Selviana (47) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh membusuk di dalam kamar rumahnya sedangkan sang ibu Sim Kwie Sioe (83) ditemukan masih hidup tetapi terbaring lemas di atas tempat tidur.

Ketua RT 03 Desa Bojong, Buntoro, mengungkapkan bahwa kecurigaan warga bermula sejak Senin, 22 Desember 2025. Saat itu, tim keamanan RT melihat ibu korban masuk ke dalam rumah dan setelahnya tidak terlihat lagi aktivitas keluar rumah.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor TPT di Gunung Putri Bogor, Akses Jalan Warga Tertutup

“Sejak tanggal 22 Desember, rumah itu tidak ada aktivitas sama sekali, biasanya rumah terang, lampu menyala, tapi selama beberapa hari gelap gulita,” ujar Buntoro kepada Radar Bogor, Jumat, 26 Desember 2025.

Kondisi tersebut membuat tim patroli keamanan perumahan melakukan pemantauan hingga akhirnya pada Kamis malam, 25 Desember 2025 sekitar pukul 20.30 WIB, petugas keamanan bersama pengurus RT melakukan inspeksi mendadak ke rumah tersebut.

“Saat sidak, kami menemukan korban di dalam kamar, awalnya indikasi ada dua korban meninggal, ibu dan anak,” jelasnya.

Namun setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa ibu korban masih dalam kondisi bernapas dan langsung dievakuasi ke RSUD RH. Satibi (RSUD Cileungsi) untuk mendapatkan penanganan medis awal.

Sementara itu, Selviana dipastikan telah meninggal dunia dan dari hasil pengamatan awal, ditemukan luka memar pada bagian tangan dan kepala korban, serta terdapat darah di bagian kepala.

Jenazah Selviana kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Buntoro menambahkan, korban dan keluarganya dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

“Korban ini memang tertutup, jarang keluar rumah, paling hanya ke warung, selebihnya pesan makanan online, dari awal memang tidak terlalu bersosialisasi,” katanya.

Korban diketahui tinggal berdua dengan ibunya yang dalam kondisi sakit parah dan tidak berdaya dan selama ini Selviana disebut merawat ibunya seorang diri.

“Sehari-harinya korban mengurus ibunya, kalau keluar rumah biasanya hanya untuk beli kebutuhan seperti pampers, lalu kembali lagi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Klapanunggal #ibu #anak #meninggal