Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Distanhorbun Kabupaten Bogor Sajikan Kopi Lokal Gratis di Doa Bersama Akhir Tahun 2025, 250 Cup Ludes Diserbu Warga

Muhammad Ali • Jumat, 26 Desember 2025 | 21:20 WIB
Warga saat mengantre kopi Bogor gratis yang di sediakan oleh Distanhorbun   Kabupaten Bogor, di Masjid Nurul Wathon Cibinong, Jumat 26 Desember 2025.
Warga saat mengantre kopi Bogor gratis yang di sediakan oleh Distanhorbun Kabupaten Bogor, di Masjid Nurul Wathon Cibinong, Jumat 26 Desember 2025.

RADAR BOGOR — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor turut memeriahkan kegiatan Doa Bersama Akhir Tahun 2025.

Kegiatan ini digelar Pemerintah Kabupaten Bogor di Masjid Nurul Wathon dengan menyajikan kopi lokal gratis kepada masyarakat di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat 26 Desember 2025.

Kepala Bidang Perlindungan dan Pelayanan Usaha Distanhorbun Kabupaten Bogor, Judi Rachmat Sulaeli, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 250 cup kopi yang seluruhnya habis dibagikan kepada masyarakat.

“Untuk kegiatan hari ini kita menyiapkan sekitar 250 cup dan semuanya habis,” ujar Judi usai kegiatan selesai, Jumat 26 Desember 2025.

Ia menjelaskan, penyediaan kopi lokal tersebut memang telah direncanakan sejak awal sebagai bentuk dukungan Distanhorbun dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

“Memang sudah kita siapkan untuk event-event yang diselenggarakan oleh pemda, termasuk kegiatan doa bersama akhir tahun ini,” jelasnya.

Adapun kopi yang disajikan merupakan kopi khas Kabupaten Bogor hasil racikan khusus (blend) antara kopi arabika dan robusta dari dua wilayah penghasil kopi di Bogor.

“Arabikanya dari Cisarua, robustanya dari Babakan Madang. Kita campur supaya rasa asam dan pahitnya lebih seimbang,” katanya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap kopi Bogor sangat tinggi. Bahkan, jika tidak dilakukan pembatasan, pembagian kopi gratis tersebut bisa terus berlangsung tanpa henti.

“Artinya kopi Bogor itu memang disukai masyarakat. Selama ini banyak yang belum tahu kalau Bogor punya kopi dengan cita rasa yang tidak kalah dari kopi daerah lain,” tuturnya.

Ia menegaskan, kualitas kopi Bogor mampu bersaing dengan kopi-kopi populer dari daerah lain seperti kopi Gayo maupun Lampung.

Judi menyebut, pembagian kopi gratis dalam kegiatan doa bersama akhir tahun ini menjadi yang terakhir di tahun 2025.

“Sementara ini memang terakhir di tahun ini. Mudah-mudahan di 2026 bisa ada lagi, tentu melihat ketersediaan biji kopi dari petani,” ungkapnya.

Terkait rencana tahun depan, Judi mengatakan jumlah pembagian kopi masih sangat bergantung pada alokasi anggaran, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Kalau anggarannya lebih, pembagiannya bisa lebih banyak. Tapi kalau seperti tahun ini ada efisiensi, tentu jumlahnya juga berkurang,” jelasnya.

Sebagai refleksi, ia mengakui bahwa Distanhorbun belum sepenuhnya mampu memenuhi tingginya minat masyarakat terhadap kopi Bogor. Karena itu, pembagian dilakukan secara terbatas di setiap kegiatan.

“Kita batasi biasanya 300 sampai 500 cup per kegiatan. Supaya bisa dibagi rata dan tetap bisa mengobati rasa kangen masyarakat terhadap kopi Bogor,” pungkasnya.

Ia menegaskan, kopi yang disajikan kepada masyarakat merupakan kopi asli Kabupaten Bogor yang diperoleh langsung dari petani lokal.(cr1)

Editor : Alpin.
#kopi lokal #Distanhorbun Kabupaten Bogor #doa bersama