Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Banjir Jadi Bencana Kedua Terbanyak di Kabupaten Bogor, Sejumlah Kecamatan Masuk Zona Rawan

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 27 Desember 2025 | 19:52 WIB
Kawasan Jasinga, Kabupaten Bogor saat diterjang banjir.
Kawasan Jasinga, Kabupaten Bogor saat diterjang banjir.

RADAR BOGOR - Bencana banjir masih menjadi salah satu ancaman serius bagi Kabupaten Bogor.

Berdasarkan dokumen Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025–2045, bencana banjir tercatat sebagai bencana alam kedua yang paling sering terjadi di wilayah tersebut.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menunjukkan, wilayah rawan banjir umumnya berada di kawasan sekitar sungai atau menjadi bagian dari badan sungai.

Kondisi ini memperlihatkan eratnya keterkaitan antara risiko banjir dengan karakteristik hidrologi serta pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kabupaten Bogor.

Sejumlah kecamatan tercatat memiliki tingkat kerawanan banjir yang tinggi.

Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Cibinong, Citeureup, Jasinga, Leuwisadeng, Jonggol, Klapanunggal.

Termasuk kawasan Cariu, dan Tanjungsari, serta sebagian wilayah Kecamatan Gunungputri.

Kawasan-kawasan ini dinilai memiliki potensi terdampak banjir lebih besar dibandingkan wilayah lainnya, terutama saat intensitas curah hujan meningkat.

Sementara itu, potensi kerawanan banjir dengan kategori rendah tercatat berada di Kecamatan Leuwiliang.

Perbedaan tingkat kerawanan tersebut menjadi perhatian penting dalam perencanaan pembangunan jangka panjang daerah, khususnya terkait penataan ruang, pengelolaan sungai, dan upaya pengurangan risiko bencana.

Baca Juga: Ternyata Ada KPM Prioritas Dalam Pencairan Bansos, Sementara PKH BPNT Tahap 4 Masih Berproses, Pahami Batas Waktu Cair, dan Bantuan Penebalannya

Pemerintah daerah menilai, pemetaan wilayah rawan banjir ini menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bogor. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#bencana #banjir #kabupaten bogor