RADAR BOGOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan keterbatasan lahan parkir di kawasan Masjid Nurul Wathon di Pakansari, Cibinong telah diantisipasi dengan mengoptimalkan sejumlah kantong parkir terdekat.
Kepala Dinas DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan bahwa sejak awal pembangunan, Masjid Nurul Wathon memang dirancang sebagai bagian dari kawasan terpadu asrama haji dan umrah.
“Masjid Nurul Wathon memang dari awal kita desain sebagai hotel asrama haji dan umrah,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu, 27 Desember 2025.
Ia menjelaskan, pengembangan kawasan masjid ke depan akan dilanjutkan dengan penambahan fasilitas pendukung berupa hotel asrama haji dan umrah untuk menunjang kebutuhan jamaah.
Terkait keterbatasan area parkir di lingkungan masjid, Eko menyebut hal tersebut merupakan bagian dari konsep perencanaan kawasan yang telah disiapkan sejak awal pembangunan.
“Kita memang desain minim parkir. Hal ini karena di sekitar kawasan masjid dan hotel sudah tersedia area parkir yang luas,” jelasnya.
Menurut Eko, jamaah dan pengunjung dapat memanfaatkan sejumlah lokasi parkir alternatif yang berada tidak jauh dari Masjid Nurul Wathon.
“Parkir bisa menggunakan area Laga Tangkas, Laga Satria, maupun Stadion Pakansari,” ungkapnya.
Dengan optimalisasi kantong parkir terdekat tersebut, Eko berharap aktivitas keagamaan dan kegiatan berskala besar di Masjid Nurul Wathon dapat berjalan tertib tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar kawasan.
"Kemungkinan kita buat jalan khusus dari kompleks Masjid Nurul Wathon dan pembangunan hotel asrama haji dan umroh, nanti kita buat trowongan menuju Stadion Pakansari," pungkasnya.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati