RADAR BOGOR - Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Heri Gunawan yang akrab disapa Kang Hergun, menunjukkan kinerja nyata sejak dilantik pada Agustus 2024.
Dalam waktu relatif singkat, ia berhasil menghimpun dan menyalurkan ratusan aspirasi masyarakat dengan total nilai mencapai Rp11,8 miliar untuk warga Bogor Barat sepanjang tahun 2025.
Hergun, legislator termuda di Dapil IV dari Fraksi Gerindra, menyalurkan aspirasi tersebut melalui program Pemerintah Kabupaten Bogor maupun program pemerintah pusat yang difasilitasi oleh Anggota DPR RI Dapil V Jawa Barat, Marlyn Maisarah.
Seluruh program itu menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur, perumahan, pertanian, air bersih, pendidikan, hingga kesehatan.
Lahir dari keluarga petani, Hergun memberi perhatian besar pada sektor pertanian.
Salah satu program yang diturunkannya adalah Jalan Usaha Tani (JUT) dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor.
Terdapat dua titik JUT yang dibangun guna mempermudah petani mengangkut hasil panen.
Selain itu, ia juga mengawal Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di tiga titik lahan pertanian Bogor Barat.
Program ini bertujuan menjamin ketersediaan air, terutama saat musim kemarau, agar produktivitas petani tetap terjaga.
“Sebagai anak petani, saya paham betul bagaimana sulitnya jika akses jalan dan air terbatas. Program ini kami dorong agar petani bisa bekerja lebih efisien dan kesejahteraan mereka meningkat,” ujar Hergun.
Pada sektor perumahan, Hergun menyalurkan 150 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemkab Bogor serta 118 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat melalui Marlyn Maisarah.
Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas hunian agar lebih sehat, aman, dan layak.
Selain memperbaiki rumah, program ini juga berdampak pada pengurangan kawasan kumuh, penurunan risiko stunting, serta menggerakkan ekonomi lokal melalui penggunaan tenaga kerja setempat.
Di bidang infrastruktur dasar desa, Hergun bersama Marlyn Maisarah menyalurkan beberapa program strategis, di antaranya Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang dilaksanakan dengan pola padat karya dan melibatkan masyarakat setempat.
Selain itu, terdapat pula program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) serta 40 unit Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).
Program-program ini bertujuan meningkatkan akses air minum layak, mengurangi praktik buang air besar sembarangan, serta mendorong perilaku hidup bersih dan sehat.
Sebanyak 146 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) dipasang di berbagai titik kampung dan desa di Bogor Barat.
Program ini tidak hanya meningkatkan keamanan lingkungan, tetapi juga mendukung aktivitas sosial dan keagamaan warga di malam hari.
Hergun mengaku program ini terinspirasi dari pengalaman masa kecilnya yang harus pulang mengaji dalam kondisi minim penerangan.
“Saya tidak ingin anak-anak sekarang merasakan ketakutan karena gelap saat pulang mengaji atau belajar,” katanya.
Pada sektor pendidikan, disalurkan 97 Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak usia 6–21 tahun dari keluarga kurang mampu agar tetap mengenyam pendidikan hingga 12 tahun.
Menurut Hergun, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
Selain itu, timnya juga aktif membantu ratusan warga dalam layanan kesehatan serta pendampingan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan akses.
Hergun menegaskan bahwa seluruh program bernilai Rp11,8 miliar tersebut bukanlah bantuan pribadi, melainkan hak masyarakat yang diperjuangkan melalui jalur legislatif.
“Apa yang kami salurkan adalah aspirasi warga Bogor Barat. Tugas kami sebagai wakil rakyat adalah memastikan harapan itu benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya,” tutup Hergun.(ded)
Editor : Alpin.