Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Setelah Bertahun-tahun Kumuh, Flyover Cileungsi Bogor Bakal Disulap Jadi Taman dan Ruang Aktivitas Warga

Muhammad Ali • Senin, 29 Desember 2025 | 19:04 WIB
Kondisi terkini Flyover Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang akan disulap menjadin taman dan ruang aktivitas warga.
Kondisi terkini Flyover Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang akan disulap menjadin taman dan ruang aktivitas warga.

RADAR BOGOR — Flyover Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor,  yang selama bertahun-tahun dikenal kumuh dan semrawut segera ditata dan disulap menjadi taman serta ruang aktivitas warga.

Penataan ini dilakukan sebagai tindak lanjut pasca pembongkaran pedagang kaki lima (PKL) dan perapihan kolong flyover oleh pemerintah daerah.

Camat Cileungsi, Drs. Adi Henryana, mengatakan bahwa rencana penataan Flyover Cileungsi telah memasuki tahap awal.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor bahkan telah melakukan survei langsung ke lokasi untuk memetakan titik-titik yang akan dibangun.

“Setelah pembongkaran PKL dan perapihan kolong flyover, memang ada rencana tindak lanjut berupa penataan flyover. Kemarin Pak Eko (Kadis DPKPP) sudah turun langsung, sudah disurvei, diukur dan dihitung spot-spot yang nanti akan dilakukan pembangunan,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 29 Desember 2025.

Ia menjelaskan, tahap awal penataan akan dimulai dengan pembangunan pagar di sejumlah titik strategis, khususnya di area yang berdekatan dengan Pasar Cileungsi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kawasan kembali kumuh.

“Yang saya minta pagarnya itu full ditutup, terutama dari arah naik flyover dari Jonggol menuju Cibubur karena depannya langsung pasar. Dari situ nanti akan ditata lebih lanjut,” jelasnya.

Selain pemasangan pagar, beberapa ruang di kolong flyover akan dimanfaatkan sebagai taman.

Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Cileungsi bersama masyarakat sebenarnya telah lebih dulu melakukan penataan taman secara swadaya melalui Forum Peduli Kecamatan Cileungsi.

“Dengan swadaya masyarakat, taman sudah mulai ditata dan progresnya sekitar 70 sampai 80 persen. Tinggal dipoles lagi dan nantinya akan dilanjutkan oleh DPKPP agar penataannya lebih bagus,” ungkapnya.

Respons masyarakat terhadap rencana penataan tersebut pun dinilai sangat positif.

Warga berharap Flyover Cileungsi tidak hanya bersih dan rapi, tetapi juga bisa menjadi ruang publik yang nyaman dan bermanfaat.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan dari kalangan anak muda ada masukan agar disiapkan spot-spot olahraga, seperti skateboard atau fasilitas lain yang bisa dimanfaatkan,” katanya.

Terkait kemungkinan penyediaan ruang bagi pelaku UMKM, Adi mengatakan hal tersebut masih akan dikaji secara teknis agar tidak menimbulkan kesan semrawut kembali.

“Belum ada rencana khusus soal UMKM. Paling nanti sifatnya mobile atau hanya satu-dua saja. Jangan sampai nanti malah menjamur dan kembali berantakan,” tuturnya.

Ia menambahkan, rencana pembangunan taman di kawasan Flyover Cileungsi awalnya ditargetkan pada akhir 2025, namun kemungkinan besar akan direalisasikan pada tahun 2026 melalui penganggaran pemerintah.

“Mudah-mudahan di tahun 2026 ini bisa direalisasikan. Walaupun kewenangan flyover ada di provinsi, kita berharap siapapun yang melaksanakan, kawasan ini bisa tertata rapi, nyaman, dan bisa dimaksimalkan untuk masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menegaskan bahwa penataan tidak hanya dilakukan di Flyover Cileungsi, tetapi juga seluruh kolong flyover di Kabupaten Bogor.

“Semua flyover akan kita tata, termasuk di Cileungsi dan lokasi lainnya. Karena kolong jembatan sering kali terlihat kumuh dan rawan terjadi hal-hal kurang baik, maka perlu ditata agar lebih tertib dan bermanfaat,” pungkasnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#Flyover Cileungsi #pkl #kabupaten bogor