Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Rumpin Bogor Demo Soal Uang Kompensasi Penutupan Tambang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sebut Data Penerima Bertambah, Dibayarkan Tahun Depan

Eka Rahmawati • Rabu, 31 Desember 2025 | 10:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan keterangan terkait aksi demo warga di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan keterangan terkait aksi demo warga di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi aksi demo yang dilakukan warga di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor terkait uang kompensasi penutupan tambang.

Pada September 2025 lalu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan penutupan sementara aktivitas tambang di wilayah Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Tenjo Kabupaten Bogor dan sekitarnya. 

Warga terdampak kemudian mendapat dana kompensasi akibat penutupan sementara aktivitas tambang tersebut. Sebagian warga yang belum menerima dana lalu melakukan aksi demo.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut warga mendatangi kantor Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin dan menagih dana kompensasi bantuan akibat terdampak penutupan tambang. 

Dedi Mulyadi dalam keterangannya melalui Instagram @dedimulyadi71 hari ini Rabu, 31 Desember 2025 menjelaskan bahwa semula berdasarkan pengajuan data yang diterimanya dari desa mencapai 9 ribu warga di wilayah Kabupaten Bogor. 

"Dari 9 ribu, 3 ribu sudah dibayarkan 6 ribunya akan kami bayarkan, tetapi kemudian masuk lagi data susulan sebanyak 9 ribu orang," ujar Dedi Mulyadi.

Sehingga alokasi yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) semula hanya disiapkan untuk 9 ribu orang.

"Tapi karena ada data lagi 9 ribu maka kami menunda pembayarannya atas permintaan seluruh jajaran di wilayah tersebut," jelasnya.

Jumlah penerima bantuan kompensasi akibat penutupan tambang awalnya 9 ribu dan jika ditambah 9 ribu pengajuan susulan maka mencapai 18 ribu. Dari angka tersebut yang sudah dibayarkan mencapai 3 ribu sedangkan 16 ribu lainnya akan dibayarkan pada tahun depan.

"Karena kalau dibagikan sebagian sebagian takut memicu keributan sehingga kami melakukan penundaan pembayaran dan kami akan melakukan pembayarannya sekaligus yaitu sebanyak 16 ribu orang," ungkap Dedi Mulyadi.

Dari 16 ribu orang tersebut Dedi menyebut, 3 ribu di antaranya sudah terbayarkan sehingga sisanya yang belum mencapai 13 ribu kepala keluarga.

"Kami akan membayarkannya tahun depan, saya ucapkan terima kasih mohon maaf atas kekurangan kami," tutupnya.

Sebelumnya warga Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor melakukan aksi unjuk rasa menagih janji Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atas dana kompensasi penutupan tambang di Kantor Desa Cipinang Senin, 29 Desember 2025 sore.

 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #rumpin #bogor #gubernur jawa barat #tambang