RADAR BOGOR - LazisMu Kabupaten Bogor menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan LazisMu Kabupaten Bogor Award di Ruang Rapat Serbaguna 1, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja program tahun 2025 sekaligus menetapkan arah kebijakan penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada tahun 2026.
Ketua Badan Pengurus LazisMu Kabupaten Bogor, Imam Akbari menjelaskan, pihaknya terus memperkuat strategi penghimpunan ZIS melalui optimalisasi peran Kantor Layanan (KL) di tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM).
Selain itu, amal usaha Muhammadiyah (AUM), serta kolaborasi dengan mitra strategis lintas sektor.
Menurutnya, sistem penghimpunan dilakukan secara terstruktur dan terkoordinasi agar potensi ZIS dapat dikelola secara maksimal.
Dalam penilaian kinerja tahun 2025, KL Cileungsi dan KL Khoiru Ummah ditetapkan sebagai Kantor Layanan terbaik di Kabupaten Bogor.
Sementara itu, PT BPRS Amanah Ummah dan PT Waterland Nusantara dinobatkan sebagai mitra strategis terbaik LazisMu Kabupaten Bogor.
Perwakilan Lazismu Provinsi Jawa Barat, Chafid Seffriyadi, mengungkapkan bahwa LazisMu berhasil meraih penghargaan laporan terbaik di tingkat nasional.
Ia menekankan, akuntabilitas, transparansi, dan pencatatan dana yang rapi merupakan fondasi utama dalam pengelolaan zakat modern.
Seluruh dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat, menurutnya, harus dikelola oleh lembaga resmi yang memiliki legalitas dan pengakuan negara, seperti LazisMu yang berstatus sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bogor, Irfan Maulana menegaskan, Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) memiliki kedudukan hukum yang setara sebagai Organisasi Pengelola Zakat (OPZ).
Ia menyampaikan bahwa keduanya berlandaskan pada Al-Qur’an dan Sunnah serta tunduk pada regulasi perundang-undangan di Indonesia.
Baznas dan Lazismu diposisikan sebagai mitra strategis yang saling menguatkan dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat dan kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa Rakerda Lazismu difokuskan pada evaluasi program kerja tahun 2025 dan perumusan rencana strategis tahun 2026.
Ia menegaskan peran penting Lazismu sebagai penopang keuangan persyarikatan Muhammadiyah di tingkat daerah sekaligus instrumen dakwah sosial yang berkelanjutan.
Melalui Rakerda tersebut, Lazismu Kabupaten Bogor menetapkan empat target utama, yakni pembentukan Kantor Layanan Lazismu di seluruh PCM se-Kabupaten Bogor, penetapan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan Lazismu, penentuan target penghimpunan ZIS tahun 2026 dengan visi menjadi Lazismu terbaik nasional, serta penguatan tata kelola kelembagaan yang profesional dan akuntabel.
Rangkaian acara juga diwarnai dengan penganugerahan Lazismu Kabupaten Bogor Award kepada para mitra dan pengelola berprestasi. Penghargaan mitra terbaik diberikan kepada PT BPRS Amanah Ummah dan PT Waterland Nusantara.
Untuk kategori mitra kencleng terbaik lembaga, penghargaan diraih oleh Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Leuwiliang, MI Muhammadiyah Cibeber, dan PRA.
Sementara kategori perorangan diberikan kepada Taufiqurahman, Imas Hermawati, dan Adelia Nurfatianisa.
Penghargaan Kantor Layanan terbaik kembali diraih oleh KL Khoiru Ummah dan KL Cileungsi, sedangkan penghargaan staf Lazismu terbaik dianugerahkan kepada Nur Amaris Putri.
Kegiatan Rakerda ditutup dengan penyampaian materi mengenai arah kebijakan LazisMu Pusat serta penguatan inovasi sosial yang terintegrasi, berdampak, dan berkelanjutan, yang disampaikan oleh perwakilan Lazismu Provinsi Jawa Barat. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim