RADAR BOGOR - Kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, selain sarana olahraga juga menciptakan perputaran ekonomi cukup massif.
Hanya dengan waktu tiga jam CFD di Jalan Tegar Beriman diselenggarakan, 40 UMKM meraup keuntungan hingga Rp 40 juta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengungkap perputaran ekonomi pada pelaksanaan CFD di Tegar Beriman berdampak kepada pelaku UMKM.
Baca Juga: Belum Pernah Dapat Bansos? Segera Daftar Sebelum 10 Januari 2026 Agar Nama Masuk Kategori Penerima Bantuan PKH dan BPNT, Begini Caranya
Kata dia, selama pelaksanaan CFD dari data yang dihimpun oleh Dinas Koperasi dan UMKM, para pelaku UMKM meraup keuntungan hingga Rp 1 juta.
"Dari pantauan Dinas Koperasi dan UMKM setidaknya per CFD pendapatan mereka bisa dikisaran Rp 30 - 40 juta tidak lepas dari situ. Rp 40 juta dari 40 UMKM," kata Ajat kepada Radar Bogor, Senin 5 Januari 2026.
Bahkan, kata dia, keuntungan yang diperoleh dengan nominal sebesar itu hanya hitungan jam saat pelaksanaan CFD dimulai saja.
Baca Juga: KPM Desil 6-10 Masih Bisa Dapat Bansos 2026? Simak Cara Sanggah dan Update Data Sebelum 10 Januari
"Kalo disisi waktu kalo 3 jam segitu keren lah, kan bukan per hari. CFD kam tiga jam. tiga jam Rp 1 juta kan gede. Kalau seharian ya iya, tapi kalau tiga jam dapat Rp 1 juta per tiga jam ya gede juga ya," jelas dia.
Ajat menyebut, dalam kegiatan CFD Pemkab Bogor bukan bertujuan untuk menambah pendapatan ekonomi daerah. Namun, kata dia, Pemkab ingin menciptakan ruang perputaran ekonomi bagi masyarakat.
"Tentunya kami kan pendekatan bukan memang untuk mendapatkan, nilai lebih secara ekonomi berbentuk uang kepada Pemda, tapi kita kan pak Bupati inginnya bergerak ekonomi itu bergerak kesitu semuanya," ujar dia.
Baca Juga: Villa Pondok Kaluska Bogor, Spot Staycation dengan Kapasitas Besar dan Fasilitas Lengkap, Cek Harga di Sini
Untuk pendapatan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), kata Ajat Rochmat, Pemkab Bogor belum mengetahui secara pasti.
"Pendapatan PKL belum diketahui, kan yang selama ini yang ceritakan ke kami itu (UMKM), tapi mungkin perlu ditelusuri secara khusus," tutur dia.
Kendati begitu, kata dia, kegiatan CFD ini disambut antusias oleh masyarakat baik yang berolahraga maupun kulineran.
"Saat ini kan beberapa UMKM kan sangat bersyukur adanya kegiatan itu," ucapnya.
Tak hanya di CFD Tegar Beriman, kata Ajat, perputaran ekonomi juga terjadi di 16 Kecamatan yang telah menjalankan CFD.
"Kan kita dorong di 16 Kecamatan, ternyata yang paling terasa itu kekuatan ekonominya tadinya alam itu istirahat, ternyata yang dicari masyarakat juga adalah bagaimana perputaran ekonomi terjadi di CFD," imbuh dia.
Sehingga, kata dia, dengan perputaran ekonomi yang baik untuk masyarakat, pihaknya berencana akan menambah lapak UMKM di sekitar jalan Tegar Beriman.
"Nah kalau penambahan lapak kita punya rencana tapi kita lihat dulu, kemarin rencananya itu UMKM ada dua titik, satu titik di Tegar Beriman satu titik di KNPI awalnya gitu, tinggal sekarang kalau semakin rame kita akan buka ke sana," pungkasnya.(abl)