Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terapkan Teknologi Budidaya Tanaman yang Efisien Lewat Penyuluhan Hidroponik dan Vertikultur

Yosep Awaludin • Kamis, 8 Januari 2026 | 16:05 WIB
Kegiatan penyuluhan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik dan vertikultur, diseminasi cabai IPB, serta monitoring dan evaluasi program.
Kegiatan penyuluhan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik dan vertikultur, diseminasi cabai IPB, serta monitoring dan evaluasi program.

RADAR BOGOR - Program Studi Teknologi Industri Benih (TIB), Sekolah Vokasi IPB University melaksanakan kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Terpusat dan Terpadu.

Kali ini berupa penyuluhan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik dan vertikultur, diseminasi cabai IPB, serta monitoring dan evaluasi program pada Sabtu, 8 November 2025.

Kegiatan penyuluhan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Lembur Sawah.

Kegiatan dipimpin Ketua Pelaksana PPM, Arif Tirtana, S.P., M.Si., dan diikuti oleh tim dosen Program Studi Teknologi Industri Benih, yaitu Dr. Undang, S.P., M.Si., Sulassih, S.P., M.Si., dan Dr. Tri Wahono Dyah Ayu Sayekti, S.P., M.Si.,.

Serta mahasiswa dari Program Studi Teknologi Industri Benih, yaitu Bella Oky Amalia Hendri, Hikmah Juliana, Virginia Ruminta Ristawani Hutagalung, Indah Widi Mawarni, Jiddan Dwi Putra Mantovani, Abdul Karim Nironi dan Haikal Ikshan, Tim PPM Program Studi Teknologi Industri Benih bersama anggota KWT Lembur Sawah.

Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan teknologi budidaya tanaman yang efisien dan sesuai dengan kondisi lahan pekarangan.

Penyuluhan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik disampaikan oleh Dr. Tri Wahono Dyah Ayu Sayekti, S.P., M.Si., dosen Program Studi Teknologi Industri Benih.

Dalam paparannya, disampaikan bahwa sistem hidroponik sangat tepat diterapkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit agar tanaman tetap dapat tumbuh secara optimal.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan larutan hara hidroponik sistem NFT menggunakan pupuk AB Mix, yang diikuti secara langsung oleh anggota KWT Lembur Sawah.

Selain itu, dilakukan pula praktik pindah tanam bibit pakcoy, selada merah, dan selada hijau ke dalam instalasi hidroponik sistem NFT yang telah dirakit sebelumnya. Kegiatan praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengelola budidaya sayuran hidroponik.

Penyuluhan budidaya tanaman cabai dan diseminasi cabai IPB disampaikan oleh Sulassih, S.P., M.Si. Pada sesi ini diperkenalkan cabai rawit varietas Feira IPB dan cabai keriting varietas Neno IPB.

Materi yang disampaikan mencakup penerapan good agricultural practices (GAP) dalam budidaya cabai, meliputi pemupukan, pewiwilan, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), termasuk penyakit antraknosa.

Materi penyuluhan selanjutnya adalah budidaya tanaman dengan sistem vertikultur. Sistem tanam vertikultur dinilai mampu memaksimalkan pemanfaatan ruang pekarangan karena memanfaatkan ruang secara vertikal.

Pada kegiatan ini, sistem vertikultur diterapkan menggunakan pipa paralon yang disusun secara vertikal dan diisi media tanam, kemudian dilakukan pindah tanam bibit pakcoy, selada merah, dan selada hijau.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula pemanenan beberapa komoditas sayuran yang telah dibudidayakan di lahan KWT Lembur Sawah, antara lain kangkung, bayam merah, bayam hijau, serta daun singkong.

Kegiatan panen ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pendampingan budidaya yang telah dilakukan.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan anggota KWT Lembur Sawah semakin mampu menerapkan teknologi budidaya hidroponik, vertikultur, dan budidaya cabai secara mandiri serta berkelanjutan.

Program ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#penyuluhan #hidroponik #ipb university