Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BPS Bakal Bangun Perguruan Tinggi STIS di Kabupaten Bogor, Lokasinya Dekat SMAN 1 Gunung Sindur

Abilly Muhamad • Jumat, 9 Januari 2026 | 16:53 WIB

Kepala BPS Kabupaten Bogor, Daryanto.
Kepala BPS Kabupaten Bogor, Daryanto.


RADAR BOGOR - Kabupaten Bogor akan memiliki perguruan tinggi statistika baru pertama di Bumi Tegar Beriman.

‎Badan Pusat Statistik (BPS) bakal membangun Perguruan Tinggi (PT) Kedinasan Politeknik Statistika STIS di wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

‎Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, Daryanto mengatakan bahwa BPS akan bangun Politeknik STIS.

‎Terlebih, pada tanggal 22 Desember 2025 lalu, pihaknya sudah mencanangkan dalam arti memasang plang di lahan tanah yang akan dibangun Politeknik STIS.

Baca Juga: BPNT Berpotensi Cair Rp600 Ribu Tiga Bulan Sekaligus, PKH Menyusul, Banyak Bansos Dihentikan Akibat Verifikasi Data Terbaru

‎"Itu letaknya di Gunung Sindur, letaknya kurang lebih 400 meter dari SMA 1 Gunung Sindur. Nah, itu rencananya dibangun di tanahnya 9,7 hectare, hibah dari BRIN," Kata Daryanto kepada Radar Bogor, Jumat 9 Januari 2026.

‎Daryanto menyampaikan, pembangunan tersebut direncanakan dilaksanakan pada tahun 2026/2027.

‎"Dengan dicanangkan itu ya mungkin bisa tahun 2026 atau 2027 itu sudah mulai dibangun," jelas dia.

‎Nantinya, kata dia, STIS yang saat ini berada di Jalan Otista Kampung Melayu akan berpindah ke Kabupaten Bogor tepatnya di Gunung Sindur.

‎"Jadi nanti STIS yang sekarang ada di Jalan Otista di Kampung Melayu itu akan pindah ke Gunung Sindur," ujar dia.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Awal Tahun 2026 Masih Cair, Saldo Susulan Masuk Bertahap, Ini Prediksi Tahap 1 dan Aturan Penting Untuk KPM

‎Bahkan, menurutnya setelah STIS berdiri akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi baru.

‎"Menurut dugaan saya itu akan banyak multiplayer efeknya itu. Entah namanya hutan, kemudian warung, restoran, atau bahkan mungkin penginapan ya. Karena kan orang tua yang datang ke sana kos kosan gitu ya. Memang disitu akan dibangun asrama juga," terang dia.

‎"Cuma asrama biasanya kan nggak bisa nampung semua mahasiswa biasanya. Karena sekarang sekitar 2000-an ya, mahasiswa itu kan cukup banyak gitu. Dan berasal dari seluruh Indonesia, artinya ya dimungkinkan nggak ada family dekat disitu, sehingga harus kos, sebagainya. Yang jelas terkait dengan makanan tuh kelihatannya yang bakalan banyak peluang-peluang bisnis gitu ya bagi masyarakat sekitar situ," tambah dia.

‎Oleh karena itu, kata dia berharap, dengan adanya Politeknik STIS dibawah naungan BPS ini bisa mendongkrak tingkat pendidikan di Kabupaten Bogor.

‎Karena, kata dia, selama ini Kabupaten Bogor dalam rata-rata lama sekola baru 8,72 persen atau tahun, artinya tingkat SMP saja belum tamat.

‎Sehingga, kata dia, dengan adanya Politeknik bisa dapat mendorong peningkatan pendidikan di Bumi Tegar Beriman.

‎"Di samping itu juga katakan, peluang untuk bisa masuk ke STIS juga mungkin menjadi lebih besar, karena dia dengan tahu, kemudian dia semangat, dia mempersiapkan diri. Harapannya begitu. Jadi impact-nya itu bukan hanya di sektor ekonomi aja, tetapi di sektor knowledge bagi masyarakat Bogor, khususnya jaga Bogor Barat, itu wilayah Barat, itu menjadi lebih meningkat lagi," tutupnya.(abl)

Editor : Alpin.
#BPS Kabupaten Bogor #perguruan tinggi #statistik #gunung Sindur