Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Aksi Unjuk Rasa Imbas Tidak Dapat Dana Kompensasi Penutupan Perusahaan Tambang, Kantor Kecamatan Cigudeg Rusak

Septi Nulawam Harahap • Senin, 12 Januari 2026 | 14:33 WIB
Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin 12 Januari 2026.
Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin 12 Januari 2026.

RADAR BOGOR - Aksi demonstrasi pecah di Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Senin 12 Januari 2025.

Massa yang merupakan warga terdampak penutupan perusahaan tambang di Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang itu menutup akses Jalan Raya Cigudeg, hingga melempari kantor kecamatan dengan batu.

Dari pantuan, sejumlah kaca Kantor Kecamatan Cigudeg pun pecah. Kemacetan pun terjadi imbas akses jalan ditutup menggunakan kendaraan tambang.

Sementara sejumlah massa masih terus meluapkan emosinya dan meminta Gubenur Jawa Barat hingga Bupati Bogor untuk datang menjawab tuntutan.

Salah seorang massa aksi, Jarot dari Desa Rengasjajar, Cigudeg mengaku geram dengan janji Dedi Mulyadi atau KDM setelah menutup perusahaan tambang sejak September 2025 lalu.

Pasalnya, masih banyak warga yang belum menerima kompensasi yang dijanjikan orang nomor satu di Jawa Barat itu.

"Sudah tiga bulan tambang ditutup, tetapi sampai hari ini saya belum menerima bantuan kompensasi dari KDM," ujarnya kepada Radar Bogor.

Menurutnya, akibat penutupan perusahaan tambang, banyak dari masyarakat yang telah kehilangan mata pencaharian.

Hal itu berimbas pada kondisi perekonomian dan sulitnya memenuhi kebutuhan hidup. Sebagian warga bahkan mengaku telah rusak rumah tangganya karena faktor ekonomi.

"Kami meminta KDM untuk segera bertanggungjawab memberikan kompensasi dan juga membuka kembali perusahaan tambang sehingga kehidupan kami kembali normal," harap Jarot.(cok)

Editor : Alpin.
#Kecamatan Cigudeg #demo warga #perusahaan tambang