RADAR BOGOR - Polres Bogor memborong habis pedagang makanan demi meredam amarah massa aksi di depan Kantor Kecamatan Cigudeg.
Pedagang makanan mulai dari nasi nasi padang, ayam goreng, hingga pedagang gerobakan langsung diserbu massa aksi setelah dibayar aparat kepolisian.
Sebelumnya, massa aksi yang merupakan warga terdampak penutupan perusahaan tambang di Cigudeg sekitarnya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin 12 Januari 2026.
Aksi berjalan ricuh setelah massa mulai meluapkan emosi dengan melempari batu ke arah kantor kecamatan hingga sejumlah kaca jendela pecah.
Tidak sampai disitu, massa aksi juga memblokade akses Jalan Raya Cigudeg menggunakan kendaraan tambang dan juga ban yang dibakar.
Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh hingga mengakibatkan kemacetan panjang.
Setelah sekitar 3 jam akses ditutup, Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto bersama jajaran Sat Lantas Polres Bogor datang ke lokasi aksi.
Setelah bermediasi, massa aksi pun sepakat untuk kembali membuka akses Jalan Raya Cigudeg.
Hal menarik terjadi saat AKBP Wikha melalui anggotanya memborong sejumlah pedagang makanan di sekitar lokasi aksi.
Sontak, massa pun berebutan mengambil makanan yang telah diborong tersebut.
Salah seorang massa aksi, Ahmad Sayani menyampaikan terimakasihnya kepada aparat kepolisian yang memperhatikan kondisi perut massa aksi.
"Hidup pak Polisi," katanya.
Aksi ini pun masih berlanjut dengan situasi cukup kondusif. Informasinya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto tengah dalam perjalanan untuk mendatangi massa dan menjawab tuntutan aksi.(cok)
Editor : Alpin.