Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jawab Tuntutan Massa Aksi di Cigudeg, Bupati Bogor Pastikan Kompensasi hingga Dibukanya Kembali Perusahaan Tambang

Septi Nulawam Harahap • Senin, 12 Januari 2026 | 18:59 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) saat mendatangi aksi massa di Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin 12 Januari 2026.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) saat mendatangi aksi massa di Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin 12 Januari 2026.

RADAR BOGOR - Massa aksi membubarkan diri setelah Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi alias Jaro Ade datang ke Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin 12 Januari 2026.

Bupati Bogor itu memastikan semua tuntutan warga terkait kompensasi dan juga dibukanya kembali perusahaan tambang akan direalisasikan dalam waktu dekat.

"Kami terkait bansos tidak diam, kami membangun komunikasi dengan Pemprov Jabar terus berulang-ulang," ungkap Rudy Susmanto saat menghadapi para massa aksi.

Sebetulnya, kata dia, penyaluran kompensasi bagi warga terdampak penutupan tambang telah diputuskan oleh Pemprov Jabar beberapa hari yang lalu.

Dari data awal, ada sekitar 6.000 warga kemudian ditambah 9.000 warga yang akan menerima kompensasi.

Rudy memastikan, penyaluran kompensasi tersebut akan terealisasi pada pekan depan.

"Ada 15.000 orang yang akan dibayarkan oleh Pemprov Jabar paling cepat Rabu depan (21/1), dan paling lambat Kamis depan (22/1), hanya selisih sehari," tegasnya.

Kemudian tuntutan terkait jalan khusus angkutan tambang, sambung Rudy Susmanto, telah diproses sejak 2025 lalu dan akan dilakukan pembebasan lahan di tahun 2026 ini.

"Bukan karena bapak ibu demo, baru kita tentukan kebijakannya, tidak. Saksinya siapa? Saksinya tokoh Bogor Barat, bapak Jaro Ade, karena beliau Ketua Tim Pembebasan Jalan Khusus Tambang," bebernya seraya menunjuk Jaro Ade.

Sementara tuntutan agar perusahaan tambang kembali dibuka, Bupati Bogor menyatakan akan mengadakan pertemuan dengan seluruh perusahaan tambang di wilayah Bogor Barat pada Selasa 13 Januari 2026 besok.

Setelah kompensasi diterima oleh masyarakat, rencananya akan ada perwakilan dari perusahaan dan juga masyarakat untuk beraudiensi dengan Gubernur Jawa Barat.

Menurut Rudy, semua tuntutan itu sebenarnya telah disampaikan Pemkab Bogor dan dilaksanakan oleh Pemprov Jabar.

Hanya, informasi - informasi tersebut tidak tersampaikan dengan baik ke masyarakat.

"Ada komunikasi yang tidak tersampaikan secara utuh kepada masyarakat. Nanti besok-besok, ada apapun, tanya langsung ke pak akil bupati yang tinggalnya di Cigudeg, pasti gamblang," tukasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#Kecamatan Cigudeg #Rudy Susmanto #bupati bogor #perusahaan tambang