Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pengusaha Tambang Diminta Bupati Bogor Tahan Diri Jelang Ramadhan, Rudy Susmanto Dorong Pembukaan Jalan Khusus pada 2026

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 14 Januari 2026 | 14:17 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan rencana pembangunan jalur tambang.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan rencana pembangunan jalur tambang.

RADAR BOGOR - Menjelang datangnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau para pelaku usaha tambang di wilayah Bogor Barat untuk menahan diri sementara waktu terkait aktivitas pertambangan.

Di hadapan perwakilan warga Bogor Barat, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, rencana pembukaan kembali operasional tambang harus menunggu proses komunikasi resmi pemerintah daerah dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Bupati Bogor menjelaskan, rencana pembangunan jalan khusus angkutan tambang bukan disusun secara mendadak, melainkan telah dirancang sejak awal masa kepemimpinannya pada 2025.

Program dan postur anggaran sudah disusun secara matang, sehingga pemerintah harus menjalankan seluruh tahapan sesuai prosedur sebelum mengambil keputusan mengenai operasional tambang.

Bupati Bogor menegaskan, dalam waktu dekat pemerintah kabupaten akan berkomunikasi langsung dengan Gubernur Jawa Barat untuk membahas keberlanjutan aktivitas tambang di wilayah Bogor Barat.

Kepala Cabang Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat Wilayah II, Iman Budiman, disebut akan mengoordinasikan proses tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha tambang yang bersedia memberikan bantuan lahan untuk pembangunan jalan khusus angkutan barang dan tambang. Kontribusi tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan nyata agar proyek jalan khusus dapat dimulai lebih cepat.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah berharap kolaborasi dapat berjalan pada 2026, sehingga jalan tambang bisa mulai digunakan bersama tanpa harus menunggu seluruh pembangunan selesai hingga 2027.

Menurutnya, jika jalur dapat dibuka sementara pada 2026, maka aktivitas tambang tidak perlu menunggu hingga 720 hari ke depan.

Bupati Bogor menambahkan bahwa ia bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah sedang menyiapkan sejumlah rekomendasi trase jalan yang dapat digunakan sementara.

Rekomendasi tersebut akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai dasar percepatan penentuan jalur yang aman sebelum jalan khusus selesai dibangun sepenuhnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap, kata Rudy Susmanto, langkah ini dapat menjadi solusi transisi agar operasional tambang tetap berjalan, namun tetap mempertimbangkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #Rudy Susmanto #gubernur jawa barat #bupati bogor #Bogor Barat