RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) fokus perbaikan sejumlah ruang kelas sekolah yang alami kerusakan.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana (Sarpras) Disdik Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta mengaku bahwa saat ini Disdik masih menuntaskan perbaikan usulan di tahun 2024-2025.
Kata dia, pada tahun 2024 ada 150 kegiatan perbaikan kemudian tertunda terkena efisensi lalu diluncurkan kembali tahun 2025 dan hanya bisa mengerjakan setengahnya karena mengalami efisiensi lagi.
"Tahun 2024 kita ada 150 kegiatan ke hold kena efisiensi, kemudian diluncurkan lagi tahun 2025 terus kena efisiensi setengahnya lagi, diteruskan ke 2026. 2026 masih menyelesaikan PR 2024-2025," kata Yanto kepada Radar Bogor, Jumat 16 Januari 2026.
Baca Juga: Pemkab Bogor Finalisasi Desain Flyover Cileungsi, Konsep Taman Akan Berbeda dengan Cibinong
Yanto bilang, total perbaikan di tahun kemarin sebanyak 78 sekolah dengan angka perbaikan Rp 30 miliar.
Untuk tahun ini, kata dia, rehabilitasi akan dilakukan sebanyak 7 SMP dengan jumlah 25 ruang kelas dan 27 SDN dengan 79 ruang kelas.
"Nilainya kalau untuk yang rehab SD diangka Rp 16 miliar kemudian yang SMP diangka Rp 15 Miliar jadi jumlahnya Rp 31 miliar untuk yang rehab di tahun ini," jelas dia.
Yanto menjelaskan, mekanisme pengerjaan tentunya dengan melalui proses lelang. Saat ini pihaknya baru menginput rencana umum pengadaan di Unit Layanan Pengadaan (ULP).
Baca Juga: Perubahan Bansos 2026 Mulai Berlaku, Cek Daftar Bantuan yang Dilanjutkan, Dihentikan, dan Aturan Baru Untuk KPM Usia Muda
"Setelah itu kita ada review RAB kan udah dua tahun dulu paling mulai lelang kemungkinan sekitar februari setelah parsial satu. Rencana pekerjaan estimasi kita kemungkinan kalo Februari lelang setelah lebaran, april-mei. Paling cepat Mei. Seluruhnya," terang dia.
Selain jumlah pengerjaan yang dilakukan tahun ini, Yanto juga berharap pada APBD perubahan parsial dapat ditambah kegiatan rehabilitasi perbaikan sekolah rusak.
"Kami harap mudah-mudahan ada penambahan karna memang banyak yang perlu kita selesaikan di lapangan. Sekolah tersebar diseluruh Dapil," ujar dia. (abl)