RADAR BOGOR - Enam warga Desa Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor meninggal dunia dalam insiden asap atau gas karbon monoksida (CO) di area tambang PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Keenam orang tersebut berhasil dievakuasi dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Kepala Desa Bangunjaya Abdul Halim membenarkan bahwa ada warganya yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
"Ada warga saya di Kampung Cimapag Hilir sebanyak 6 orang yang tinggal di RT yang sama," ujar Abdul Halim kepada Radar Bogor, Sabtu, 17 Januari 2026.
Halim memastikan, keenam korban tersebut telah dimakamkan. Ketiga korban dimakamkan pada Rabu, 14 Januari 2026 malam dan ketiga korban lainnya dimakamkan pada Jumat, 16 Januari 2026 pagi.
Sementara ada tiga warganya yang lain yang sempat menjadi korban dalam insiden tersebut, tetapi nyawanya berhasil diselamatkan.
"Total ada 6 orang yang meninggal, dan yang ditemukan dalam kondisi pingsan dan bisa diselamatkan ada tiga orang," jelasnya.
Berdasarkan keterangan warga yang selamat, kata Halim, kesembilan korban awalnya tengah berada di dalam lubang tambang emas.
Tiba-tiba asap muncul dan membuat para korban kesulitan bernapas dan dari kesembilan korban, tiga berhasil diselamatkan dan enam lainnya dinyatakan meninggal.
"Kami bersama staf desa sudah ke rumah para korban dan menyampaikan duka mendalam dari kejadian ini," tandas Halim.
Sebelumnya diberitakan sebanyak 6 warga Desa Urug, Sukajaya juga menjadi korban dalam insiden asap di wilayah tambang PT Antam UBPE Pongkor dan hingga saat ini keenammnya belum dievakuasi serta masih terjebak di dalam lubang tambang.(cok)
Editor : Eka Rahmawati