RADAR BOGOR – Aksi pecah kaca mobil kembali terjadi di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor tepatnya di Jalan Raya Cileungsi–Jonggol.
Peristiwa yang terjadi di Kampung Gandoang seberang Pondok Pesantren Ibadurrahman, sebelum kawasan Grand Nusa Indah Gandoang, atau di sekitar Barbershop Leadercuts Gandoang itu menyasar pemilik toko emas.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian meskipun hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi ke kepolisian.
“Untuk kasus pecah kaca ini memang belum ada laporan, namun tadi malam anggota sudah mendatangi tempat kejadian perkara, korbannya merupakan seorang pengusaha toko emas,” ujarnya Kompol Edison kepada Radar Bogor, Sabtu, 17 Januari 2026.
Baca Juga: Insiden Asap di Area Tambang Emas Antam Pongkor Bogor, Warga Sebut Ada 6 Orang Belum Dievakuasi
Berdasarkan keterangan awal, korban diduga telah dibuntuti pelaku sejak dari wilayah Jonggol. Saat kendaraan korban terparkir, pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan memecahkan kaca mobil dan mengambil sejumlah barang berharga.
“Korban rencananya baru akan membuat laporan pada hari Senin sambil menghitung dan memastikan barang apa saja yang hilang dari dalam mobil,” jelasnya.
Kompol Edison juga menyoroti maraknya aksi pecah kaca yang belakangan terjadi di wilayah Cileungsi dan sekitarnya.
“Kami mengimbau kepada warga masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda empat, agar tidak menyimpan barang-barang berharga di atas jok atau di tempat yang mudah terlihat, hal itu dapat memancing pelaku untuk melakukan kejahatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pelaku biasanya terlebih dahulu mengamati kondisi kendaraan sebelum melakukan aksinya. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil, terutama saat kendaraan ditinggal.
Terkait metode pecah kaca, Kompol Edison menyebut bahwa saat ini pelaku tidak selalu menggunakan busi.
“Dari hasil pengecekan di lokasi, kejadian ini tidak menggunakan busi, sekarang banyak pelaku yang langsung mendobrak hingga kaca pecah seperti biasa,” pungkasnya.
Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Cileungsi, Kompol Edison mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika mengalami atau mengetahui tindak kejahatan serupa. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati