RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti peristiwa yang terjadi di area tambang PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Warga Kabupaten Bogor yang merupakan penambang emas tanpa izin (PETI) meninggal dunia dalam insiden asap di area sekitar PT Antam Pongkor.
Dedi Mulyadi menyampaikan dukacita dan menyebut data yang diperolehnya jumlah korban mencapai sembilan orang.
"Saya menyampaikan juga duka yang cukup dalam atas meninggalnya saudara-saudara kita yang melakukan kegiatan tambang di luar kawasan yang mengakibatkan ada yang menyampaikan 5 orang, ada yang menyampaikan 9 orang, ada yang menyampaikan 14 orang," ujar gubernur Jawa Barat dalam keterangannya di Instagram @dedimulyadi71, Rabu, 21 Januari 2026.
Namun kata Dedi dari data yang diterimanya berikut nama-namanya yaitu untuk wilayah Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor mencapai 9 orang.
"Untuk wilayah Sukajaya dan wilayah Cigudeg itu semuanya 9 orang, semoga almarhum diterima iman islamnya, diampuni segala dosanya, dan keluarganya ditabahkan, selanjutnya mudah-mudahan kita semua bersama-sama bisa menjaga diri, menjaga lingkungan dan memitigasi bencana sebelum terjadi," kata Dedi Mulyadi.
Pada kesempatan tersebut gubernur Jabar juga menyoroti bencana yang masih terjadi di sejumlah daerah seperti banjir.
"Bahwa seluruh peristiwa bencana yang terjadi itu juga diakibatkan pula kita sebagai manusia yang gagal dalam mengelola alam, melakukan kerusakan, membangun di sembarang tempat yang mengakibatkan air tidak punya ruang untuk mereka kembali," ungkapnya.
Meski demikian sebagai gubernur, Dedi Mulyadi menyatakan dirinya terus berusaha untuk menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi karena menjadi tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.
Editor : Eka Rahmawati