RADAR BOGOR - Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor mengeluhkan kenaikan harga daging sapi yang melonjak tinggi. Meski mengeluh meraka tetap berjualan walaupun sepi pembeli.
Penjual daging sapi Pasar Cibinong, Embing (57) menyampaikan bahwa, kenaikan harga daging sapi dari Rumah Potong Hewan (RPH) terus mengalami kenaikan.
"Sekarang disni Rp 135 ribu per kg, naik lagi naik terus minggu kemarin masih dapat Rp 120 ribu. Masa belum sebulan sudah naik lagi, sedangkan kita jual sekarang segitu," ungkap Embing, Kamis 22 Januari 2026.
Baca Juga: Orang Tua Siswa Wajib Tahu, Ini Batas Akhir Dapodik untuk Penerima Bansos PIP dan Kejelasan BPNT yang Tertunda
Kata Embing terkait ajakan mogok dagang dari Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) dirinya bergantung pada pasokan bahan dagangan yang dijualnya.
"Mogok kerja? Ya tergantung di jagalnya kalo ga dijagal ga ada, kalo ada ya ada," ujar dia.
Serupa disampaikan, Badul (24) menyampaikan saat ini di Pasar Cibinong harga daging sapi tembus hingga Rp 135 ribu.
Badul menyebut bahwa, kenaikan harga sapi di RPH terjadi sejak akhir November. Kenaikan terjadi secara perlahan.
Sedangkan, kata dia, untuk harga jual ke konsumen pihaknya masih menjual diangka standar sekitar Rp 130 ribu.
Baca Juga: Tingkatkan Disiplin dan Tanggung Jawab, Siswa SMK Ash Shoheh 2 Ikuti Diklat Saka yang Diselenggarakan Kwartir Ranting Citeureup
"Kenaikan dari November akhir, awalnya masih naik sedikit-sedikit cuman dari modalan dagingnya aja. Untuk harga jual kita masih standar masih diangka Rp 130 ribu. Cuman angka modalan udah naik," kata Badul.
Badul mengatakan biasanya dirinya mengambil bahan dagangan sehari bisa sampai 70-80 kg dan terjual.
Namun dengan kenaikan ini, berdampak pada penurunan pembeli yang drastis.
"Dampak pembeli lebih menurun jauh. Biasanya ya kalo tukang daging tuh udah langganan, kecuali weekend sama momen tertentu pasti daging laku, kalo hari-hari biasa langganannya aja," imbuh dia.
Meski ada ajakan untuk mogok berjualan, dirinya lebih memilih berjualan.
Namun, dia tetap mendukung ajakan tersebut jika untuk meringankan para pedagang daging sapi.
"Kalo saya lebih memilih jualan aja. Jadi kita bisa melatih orangnya biar harga daging tuh sekarang sudah naik. Kan ada juga orang yang biasa nawar agak murah. Sekarang paling kita tahan," pungkasnya.(abl)