Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cuaca Belum Stabil, Debit Air Bendung Katulampa Kota Bogor Berpotensi Naik Lagi

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 23 Januari 2026 | 15:06 WIB

 

Updater terkini kondisi Bendung Katulampa, Kota Bogor, berstatus siaga 3 Jumat 23 Januari 2026.
Updater terkini kondisi Bendung Katulampa, Kota Bogor, berstatus siaga 3 Jumat 23 Januari 2026.

RADAR BOGOR — Kondisi cuaca yang belum stabil di wilayah hulu Sungai Ciliwung membuat debit air di Bendung Katulampa, Kota Bogor, berpotensi kembali mengalami peningkatan.

Sejak Jumat 23 Januari 2026 pagi, hujan kembali mengguyur kawasan Bogor dan sekitarnya, sehingga sempat berada di level Siaga 3.

Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, mengatakan ketinggian muka air sempat mencapai 110 sentimeter pada Kamis 22 Januari 2026 malam hingga Jumat dini hari.

Meski angka tersebut tidak bertahan lama, kondisi tersebut menjadi indikator meningkatnya debit air Sungai Ciliwung akibat hujan deras di wilayah hulu.

“Cuaca masih sulit diprediksi. Saat ini Bendung Katulampa masih di Siaga 3 dan debit air bisa kembali naik atau turun, tergantung intensitas hujan di kawasan hulu,” katanya.

Ia menjelaskan, peningkatan debit air terjadi secara bertahap seiring curah hujan yang terus turun di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Pada Jumat pagi, hujan kembali mengguyur wilayah Bogor, sehingga petugas kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan ketinggian air.

Menurut Alwan, fluktuasi debit air masih sangat mungkin terjadi apabila hujan dengan intensitas sedang hingga deras kembali turun dalam durasi yang cukup lama.

Oleh karena itu, pemantauan di Bendung Katulampa dilakukan secara intensif selama 24 jam.

“Kalau hujan di hulu berlangsung lama, debit air bisa naik cukup cepat. Namun jika hujan mereda, biasanya air juga berangsur turun,” katanya.

Sebagai bagian dari sistem peringatan dini, petugas Bendung Katulampa telah menyampaikan informasi terbaru terkait status bendung kepada dinas dan instansi terkait, termasuk pemerintah daerah di wilayah hilir Sungai Ciliwung.

Masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung, khususnya di wilayah hilir seperti Jakarta, diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi air kiriman.

Warga juga diminta untuk terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan status Bendung Katulampa guna mengantisipasi risiko banjir. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #bendung katulampa #hujan deras