RADAR BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa membangun sebuah wilayah di Kabupaten Bogor tidak hanya soal infrastruktur fisik, seperti jalan, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga pembangunan infrastruktur sumber daya manusia.
“Maka pada saat kita membangun pusat layanan haji dan umroh, 2025 tahapannya baru dalam tahapan pembangunan masjid,” ujar Rudy Susmanto kepada Radar Bogor, Sabtu 24 Januari 2026.
Rudy Susmanto menambahkan, sejatinya pusat layanan haji dan umroh akan dilengkapi hotel haji atau asrama haji yang direncanakan dibangun pada tahun ini.
“Maka inilah yang diharapkan, pembangunan yang simultan, pembangunan fisik dan pembangunan non-fisik. Infrastruktur sudah dibangun, maka dari awal kita sampaikan rohnya, silakan para kiai, para ulama, dan masyarakat yang menghidupkan,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan hasil kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor, yang mendatangkan ulama-ulama dari berbagai daerah di Indonesia untuk bersinergi membangun Bogor bersama-sama.
“Tanggal 31 Januari 2026, Insya Allah ada haul dari Habib Mahdi dengan beberapa habaib lain, tetapi tidak di Masjid Raya Nurul Wathon, melainkan di Lapangan Panahan Stadion Pakansari,” ungkapnya.
Rudy Susmanto menjelaskan, keputusan ini bukan karena Masjid Nurul Wathon tidak siap, tetapi karena Syababul Kheir meminta jumlah jamaah yang jauh lebih banyak.
“Beliau ingin menjadi satu, tidak terputus di dalam dan di luar, maka Habib Mahdi dan beberapa habaib lain menginginkan menggunakan Stadion Pakansari,” pungkasnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin