Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabupaten Bogor Raih UHC Award 2026 Kategori Madya, Kepesertaan JKN Tembus 99 Persen

Muhammad Ali • Rabu, 28 Januari 2026 | 07:13 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto, bersama Kadinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty serta Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti hadir dalam Penganugerahan Penghargaan UHC Award 2026.
Bupati Bogor Rudy Susmanto, bersama Kadinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty serta Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti hadir dalam Penganugerahan Penghargaan UHC Award 2026.

RADAR BOGOR – Kabupaten Bogor meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya dengan capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99 persen serta tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen, Selasa, 27 Januari 2026.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam acara penganugerahan UHC Award yang dihadiri jajaran pemerintah pusat, kepala daerah se-Indonesia, serta para pemangku kepentingan sektor kesehatan nasional.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja tanpa lelah, ini adalah bukti nyata dari kerja bersama, kepedulian, dan komitmen untuk memastikan hak kesehatan masyarakat terpenuhi melalui kehadiran layanan kesehatan yang inklusif,” ujar Rudy kepada Radar Bogor, Selasa, 27 Januari 2026.

Ia menegaskan, capaian ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, mengungkapkan bahwa keberhasilan meraih UHC Award Kategori Madya merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Pak Bupati menghadiri acara penerimaan UHC Award. Kabupaten Bogor menerima penghargaan UHC Award Kategori Madya dengan tingkat kepesertaan mencapai 99 persen dan keaktifan di atas 80 persen. Mudah-mudahan tahun depan kita dapat meraih UHC Award kategori utama. Terima kasih,” ujar Fusia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa pencapaian UHC di Indonesia merupakan tonggak sejarah penting dalam sistem jaminan kesehatan nasional. Per 1 Agustus 2024, jumlah penduduk Indonesia yang terlindungi Program JKN telah mencapai lebih dari 98 persen dari total populasi nasional.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, tantangan utama bukan hanya pada capaian angka kepesertaan, tetapi juga peningkatan mutu dan pemerataan layanan kesehatan.

“BPJS Kesehatan terus melakukan transformasi layanan melalui perluasan akses fasilitas kesehatan, digitalisasi layanan JKN, serta komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan setara bagi seluruh masyarakat,” terangnya.

Penghargaan UHC Award 2026 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi Kabupaten Bogor untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan perlindungan dan layanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#award #jkn #kabupaten bogor