RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor salurkan bantuan hingga turunkan relawan untuk pencarian korban bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat.
Pemkab Bogor bersama PMI Kabupaten Bogor menurunkan sebanyak 22 relawan terdiri dari 12 personel BPBD dan 5 relawan PMI.
Dua kendaraan truk logistik, 2 doble cabin dan 1 unit motor. Adapun bantuan diberikan berupa bantuan logistik untuk kebutuhan dapur umum, bantuan medis, serta peralatan pencarian korban bencana.
Ketua PMI Kabupaten Bogor, Indra Fermanto mengatakan bahwa, relawan yang diterjunkan untuk membantu pencarian korban bencana longsor.
Baca Juga: Ngamuk dan Serang Warga, ODGJ di Gunung Sindur Bogor Dievakuasi Petugas Satpol PP
"Kita membantu saudara-saudara kita yang korban bencana longsor di sana. Kita akan bekerja relawan kita dengan Tim BPBD," ujar Ketua PMI Kabupaten Bogor, Indra kepada Radar Bogor, Jumat 30 Januari 2026.
Indra mengatakan, pencarian korban yang belum ditemukan oleh relawan Kabupaten Bogor, dilaksanakan selama sembilan hari dengan titik yang telah ditentukan setelah berkordinasi dengan BPBD Bandung Barat.
"Insya Allah kita akan bekerja selama 9 hari setelah itu kita akan evaluasi lagi bentuk bantuan apalagi yang kita bantu," jelas dia.
Baca Juga: Jangan Terlewat, BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026 Siapkan Talenta Muda Profesional Masa Depan
Kemudian, Kalak BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat menambahkan, distribusi bantuan disalurkan untuk dua dapur yang dikelola oleh BPBD Provinsi dan Kabupaten Bandung Barat.
"Untuk Provinsi itu menangani seluruh relawan yang melakukan pencarian evakuasi sedangkan untuk Bandung Barat itu dapur umumnya untuk masyarakat yang terdampak. Jadi ada dua di sana dan itu dua-duanya nanti kita akan support," ujar dia.
Dia berharap bantuan ini bisa dapat mencukupi kebutuhan selama proses pencarian korban bencana longsor KBB.
"Kita estimasikan sesuai kebutuhan kita, tapi Insya Allah mencukupi selama periode pencarian," pungkasnya.(abl)