RADAR BOGOR – Ribuan jemaah memadati Gema Cinta Hari Lahir (Harlah) ke-16 Syababul Kheir di Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu 31 Januari 2026.
Harlah ke-16 Syababul Kheir menjadi momentum dakwah yang memadukan nilai keagamaan, budaya, dan kebangsaan.
Pimpinan Majelis Syababul Kheir, Habib Mahdi bin Hamzah Assegaf, menyampaikan bahwa berdirinya Syababul Kheir bukanlah perjalanan yang singkat dan mudah.
Majelis ini dirintis melalui proses panjang dengan penuh perjuangan, bukan hadir secara instan atau diwariskan begitu saja.
Ia mengaku bersyukur atas antusiasme jemaah yang memadati Stadion Pakansari hingga tampak seperti lautan manusia.
Menurutnya, Gema Cinta tidak hanya menjadi ajang peringatan hari lahir majelis, tetapi juga ruang dakwah untuk menanamkan nilai cinta secara menyeluruh.
“Semoga Majelis Syababul Kheir selalu Allah jaga, Allah istiqamahkan. Pada malam hari ini kami memberikan gema cinta, cinta agama, cinta bangsa, dan juga cinta budaya,” ujarnya di hadapan ribuan jemaah, Sabtu 31 Januari 2026.
Habib Mahdi menilai, rangkaian acara yang ditampilkan sejak awal mencerminkan dakwah yang merangkul seluruh lapisan, khususnya generasi muda.
Beragam pertunjukan seni dan budaya dihadirkan sebagai upaya mendekatkan anak muda dengan agama, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan budaya lokal.
“Mata kami disuguhkan berbagai penampilan, telinga kami disajikan beragam kesenian, semua itu mengajak anak muda untuk mencintai agamanya, mencintai tanah airnya, dan mengenal budayanya,” katanya.
Ia berharap Majelis Syababul Kheir terus melahirkan generasi pemuda dan pemudi yang berakhlak baik, berani bangkit, serta siap berkontribusi membangun bangsa dengan fondasi keagamaan dan kebangsaan yang kuat.
“Pemuda-pemudi yang siap membangun generasi yang cinta dengan agama, cinta dengan negaranya, dan cinta dengan bangsanya. Insyaallah, kita semua siap berada di garda terdepan,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Habib Mahdi juga mengungkapkan rencana besar Majelis Syababul Kheir ke depan.
Ia menyebut, Bupati Bogor menawarkan agenda rutin Syababul Kheir di Kabupaten Bogor, salah satunya perhelatan Maulid Akbar.
“Saya bilang, 12 Rabiul Awal insyaallah jatuh pada bulan Agustus, kita akan membuat Maulid Akbar sebesar-besarnya,” pungkasnya.
Maulid Akbar tersebut rencananya akan melibatkan 40 kecamatan dengan partisipasi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor, selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan itu juga akan dirangkaikan dengan haul para pahlawan bangsa. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin