RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026. Kegiatan Rakornas 2026 akan diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC) Kabupaten Bogor pada 2 Februari 2026.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyatakan dalam kegiatan itu Pemkab Bogor menyiapkan segala sesuatu agar pelaksanaan berjalan dengan lancar.
"Kami Pemkab Bogor berkolaborasi dengan panitia dari pemerintah pusat mempersiapkan segala sesuatunya," kata Rudy kepada Radar Bogor, Minggu 1 Februari 2026.
Rudy menyebut, Pemkab Bogor juga siap menerima dan menjalankan amanah dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait pelaksanaan sejumlah program strategis.
Baca Juga: Temui Keluarga Korban Longsor di Bondongan Kota Bogor, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Beri Bantuan untuk Perbaiki Rumah
"Kami Pemkab Bogor siap menerima amanah siap menerima arahan petunjuk dari Presiden Republik Indonesia dari pemerintah pusat tentunya beberapa program-program strategis yang harus kita capai bersama oleh pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Kota se Indonesia," jelasnya.
Terpisah, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas seiring pelaksanaan Rakornas tersebut.
Kata dia, sekitar 4.473 peserta yang terdiri atas unsur pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota diperkirakan hadir, sehingga berpotensi meningkatkan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan menuju kawasan Sentul dan sekitarnya.
Baca Juga: Setelah Viral hingga Dapat Banyak Bantuan, Penjual Es Kue Asal Bojonggede Bogor Diminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Manfaatkan untuk Modal Usaha
Untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan aparat terkait telah menyiapkan langkah-langkah pengaturan lalu lintas. Koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk meminimalisir dampak kemacetan selama kegiatan berlangsung.
"Kemendagri telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Bogor untuk memastikan pengaturan lalu lintas agar meminimalisir terjadinya kemacetan," ujar Wamendagri Bima Arya.
Pengaturan lalu lintas tersebut akan didukung oleh personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan yang akan disiagakan di titik-titik strategis.
"(Akan ada) penambahan personel, baik dari kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun Dishub di titik-titik tertentu," tambahnya.
Meski berbagai langkah telah dipersiapkan, Bima Arya mengakui aktivitas masyarakat tetap berpotensi terdampak. Oleh karena itu, pemerintah menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu dan rute perjalanan selama Rakornas berlangsung.
"Kami memohon maaf kepada warga yang mungkin terdampak dan mengajak masyarakat untuk menyesuaikan waktu serta rute perjalanan," tutupnya.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menegaskan kesiapan Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah agenda nasional dengan tetap mengedepankan kenyamanan masyarakat. (abl)