Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Harga Kebutuhan Pokok Kabupaten Bogor Terbaru Awal Februari 2026, Minyak Goreng Turun Cabai Rawit Menguat

Ira Yulia Erfina • Senin, 2 Februari 2026 | 17:26 WIB
Ilustrasi sembako di Kabupaten Bogor.
Ilustrasi sembako di Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Perkembangan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bogor pada periode 26 Januari hingga 02 Februari 2026 menunjukkan pergerakan yang cukup beragam di sejumlah komoditas utama. 

Berdasarkan data resmi pemantauan harga pasar yang dilansir dari kanal Instagram @diskominfokabbogor, mayoritas bahan pangan strategis mengalami penyesuaian harga jika dibandingkan dengan posisi awal periode 26 Januari 2026. 

Perubahan ini menjadi gambaran penting bagi masyarakat dalam merencanakan belanja harian sekaligus memantau stabilitas harga di tingkat daerah.

Pada komoditas minyak goreng curah, tercatat adanya penurunan harga dari Rp 18.908 per kilogram pada 26 Januari menjadi Rp18.278 per kilogram per 02 Februari 2026. 

Pergerakan serupa juga terjadi pada daging ayam broiler yang mengalami koreksi harga dari Rp39.795 menjadi Rp37.556 per kilogram. 

Telur ayam broiler turut mencatat penurunan, dari Rp29.442 per kilogram menjadi Rp28.667 per kilogram pada akhir periode pemantauan.

Harga gula pasir menunjukkan tren yang relatif stabil dengan sedikit penurunan, dari Rp18.625 per kilogram menjadi Rp18.722 per kilogram. 

Sementara itu, tepung terigu curah mengalami penyesuaian yang cukup terlihat, dari Rp9.462 per kilogram pada 26 Januari menjadi Rp9.000 per kilogram pada 02 Februari 2026. 

Kondisi ini mencerminkan adanya perubahan pasokan maupun dinamika permintaan pada komoditas bahan baku olahan rumah tangga.

Untuk komoditas protein hewani lainnya, daging sapi tercatat mengalami kenaikan harga. Pada awal periode, harga daging sapi berada di angka Rp130.467 per kilogram, kemudian meningkat menjadi Rp132.222 per kilogram pada 02 Februari 2026. 

Kenaikan ini menjadi salah satu sorotan utama karena daging sapi merupakan komoditas dengan kontribusi besar terhadap pengeluaran rumah tangga.

Di sektor pangan pokok, beras medium justru mengalami penurunan harga dari Rp12.855 per kilogram menjadi Rp12.556 per kilogram. 

Penurunan ini menjadi kabar positif bagi masyarakat, mengingat beras merupakan kebutuhan utama dengan tingkat konsumsi yang tinggi. 

Sementara itu, cabai rawit merah mengalami kenaikan cukup signifikan, dari Rp54.833 per kilogram menjadi Rp 58.889 per kilogram, menunjukkan adanya tekanan harga pada komoditas hortikultura yang sensitif terhadap faktor cuaca dan distribusi.

Komoditas sayuran lainnya, yakni tomat merah, juga mengalami peningkatan harga. Dari sebelumnya Rp11.373 per kilogram pada 26 Januari, harga tomat merah naik menjadi Rp11.889 per kilogram per 02 Februari 2026. 

Kenaikan ini meskipun tidak terlalu besar, tetap perlu dicermati karena tomat merupakan bahan pelengkap penting dalam konsumsi sehari-hari.***

Editor : Asep Suhendar
#kebutuhan pokok #harga #kabupaten bogor #pangan