Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rakornas di Bogor, Presiden Minta Kepala Daerah Waspada, Prabowo Subianto: Mereka yang Melupakan Sejarah Akan Dihukum oleh Sejarah

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 2 Februari 2026 | 19:43 WIB
SERIUS: Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan di SICC Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).
SERIUS: Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan di SICC Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto mengajak, seluruh pimpinan pemerintah pusat dan daerah untuk menjadi pemimpin yang waspada serta memahami sejarah nasional saat berbicara dalam Rakornas 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor.

Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026), untuk menegaskan pentingnya kewaspadaan dan pemahaman sejarah bagi para pemimpin di Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, forum tersebut menjadi kesempatan berharga karena hampir seluruh jajaran pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, hadir dalam satu tempat.

Ia menyebut, pertemuan itu sebagai ruang strategis untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi tantangan global.

Presiden Prabowo Subianto juga menyinggung, pandangan sejumlah pihak yang menganggap Indonesia sebagai “negara yang mustahil” karena keberagaman wilayah dan masyarakatnya.

Namun, menurut Prabowo, persepsi tersebut justru harus dijawab dengan kepemimpinan yang cerdas, tidak naif, serta memiliki kewaspadaan tinggi terhadap dinamika internasional.

Presiden Prabowo Subianto menekankan, para pemimpin harus memahami perjalanan sejarah bangsa, mulai dari masa Nusantara hingga era modern, termasuk pengalaman panjang intervensi dan penjajahan yang pernah dialami Indonesia.

Menurut Prabowo, bangsa yang melupakan sejarah berisiko mengulangi kesalahan masa lalu.

Karena itu, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan agar seluruh pejabat negara menjadikan pelajaran sejarah sebagai landasan dalam mengambil kebijakan.

"Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah," tegas Prabowo di hadapan para kepala daerah.

Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan, Indonesia saat ini memiliki peluang besar untuk melihat dan membaca kondisi dunia secara lebih terbuka.

Kesempatan tersebut, kata Prabowo, harus dimanfaatkan dengan sikap waspada, pengetahuan yang mendalam, serta kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan nasional.

Dengan pesan tersebut, Presiden Prabowo Subianto berharap, seluruh jajaran pemerintah dapat bersinergi dan melangkah bersama dalam menjaga kedaulatan serta masa depan bangsa. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #Pemimpin Waspada #Sejarah Bangsa #presiden prabowo subianto