Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Cluster Virginia Protes Pembangunan Gedung 7 Lantai di Kota Wisata Bogor, Ini Alasannya

Muhammad Ali • Selasa, 3 Februari 2026 | 18:39 WIB
Warga Cluster Virginia melakukan aksi protes pembangunan gedung perkantoran tujuh lantai di Kota Wisata, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa, 3 Februari 2026.
Warga Cluster Virginia melakukan aksi protes pembangunan gedung perkantoran tujuh lantai di Kota Wisata, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa, 3 Februari 2026.

RADAR BOGOR – Warga Cluster Virginia, Perumahan Kota Wisata Cibubur, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor menggelar aksi protes terhadap pembangunan gedung tujuh lantai yang berada di dekat permukiman mereka, Selasa, 3 Februari 2026.

Aksi protes dilakukan tepat di sekitar lokasi proyek, warga meminta seluruh aktivitas pembangunan dihentikan sementara karena dinilai menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan lingkungan, khususnya bagi warga lanjut usia (lansia) yang tinggal di kawasan tersebut.

Salah satu warga, Kolonel (Purn) Butan Halid, menyampaikan keberatannya atas proyek tersebut. Ia menilai pengembang tidak memiliki rasa tenggang rasa terhadap kondisi warga sekitar.

Menurutnya, pembangunan gedung tujuh lantai yang lokasinya sangat dekat dengan permukiman merupakan bentuk pengabaian terhadap hak warga untuk mendapatkan ketenangan, terutama di usia senja.

“Seolah-olah kami ini tidak ada artinya bagi mereka, padahal kami ini ingin menikmati masa-masa tua dengan tenang, saya sendiri sudah 83 tahun, butuh ketenangan, jalan pagi, istirahat, tapi kondisi sekarang ini seperti sebuah penghinaan, tidak ada rasa tenggang rasa,” tegas kepada wartawan di lokasi, Selasa, 3 Februari 2026.

Butan juga mengaku aktivitas pembangunan membuat warga merasa tidak nyaman untuk beraktivitas di luar rumah, bahkan pada malam hari.

“Keluar malam sudah tidak lagi, jalan saja tidak, padahal di akhir-akhir masa hidup ini yang dibutuhkan adalah ketenangan,” ujarnya.

Selain persoalan kenyamanan, warga juga menyoroti aspek keselamatan dan kemanusiaan akibat pembangunan gedung tersebut. Tepat di belakang lokasi proyek, terdapat rumah milik seorang warga lanjut usia yang hanya berjarak sekitar dua meter dari tembok bangunan proyek.

Rumah tersebut dihuni oleh RA Dewi Margawati, istri dari almarhum Jenderal Hari Sabarno, Menteri Dalam Negeri periode 2001–2004. Kondisi jarak bangunan yang dinilai terlalu dekat itu memunculkan kekhawatiran serius, terutama terkait dampak getaran alat berat, debu konstruksi, serta potensi gangguan struktur bangunan rumah warga.

Situasi tersebut, menurut warga, tidak hanya mengancam keselamatan fisik, tetapi juga kenyamanan dan kesehatan penghuni, khususnya warga lansia.

Kuasa hukum warga, Arbab Paproeka, menegaskan bahwa aktivitas pembangunan berpotensi membahayakan kliennya.

“Getaran alat berat, debu konstruksi, serta risiko struktural sangat mengancam kesehatan dan keselamatan klien kami, ini bukan sekadar soal tata ruang, tetapi juga perlindungan terhadap warga rentan,” tutupnya.(Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #kota wisata #Cluster Virginia