RADAR BOGOR - Wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, acap kali menjadi target lokasi pembuangan sampah liar.
Bukan hanya berasal dari Bogor, namun juga sampah dari wilayah luar seperti Tangerang.
Meski telah ditindak petugas, namun masih ditemukan kejadian munculnya sampah liar seperti di Kampung Lebak Ela, Desa Cidokom, Kecamatan Rumpin.
Warga yang geram pun melakukan pemantauan kendaraan-kendaraan pengangkut sampah yang melintas dan masuk ke wilayah Rumpin.
Seperti yang dilakukan Ketua RW 04 Kampung Cikoleang, Desa Sukamulya, Rumpin, Alam Labil Yusuf.
Ia mengaku telah menemukan sebuah truk yang mengangkut sampah penuh beberapa hari lalu.
"Saya ikuti dari perbatasan Tangerang, kondisinya malam hari. Lalu saya berhentikan truk itu saat masuk ke Jalan Desa Sukamulya," ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu 4 Februari 2026.
Alam sempat menanyakan ke sopir truk tersebut terkait sampah yang dibawanya. Namun sopir itu tidak menyebutkan siapa yang memberikan perintah, dan berdalih hanya untuk mencari nafkah.
"Dia hanya bilang sampah itu dari Serpong, jenus sampahnya sampah rumah tangga dan baunya menyengat," tuturnya.
Ia bersama warga lainnya pun meminta sopir truk itu memutar dan kembali ke tempat asalnya sebelum ada kejelasan terkait aktivitas pembuangan sampah tersebut.
"Kami tidak ingin wilayah tinggal kami menjadi tempat pembuangan sampah liar," tegasnya.
Terpisah, Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah VII Jasinga pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Suryadi membenarkan maraknya pembuangan sampah liar di wilayah Rumpin.
Pihaknya pun telah menindak sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk yang terakhir ditemukan di Kampung Lebak Ela, Desa Cidokom, Rumpin.
"Kami juga tidak ingin wilayah Rumpin dikenal dengan tempat pembuangan sampah liar. Sehingga kami juga membutuhkan peran serta masyarakat untuk mengawasi adanya kegiatan serupa," tukasnya.(cok)
Editor : Alpin.