Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sejarah Kabupaten Bogor: Jejak Panjang Pusat Pemerintahan, Ada 3 Versi Asal Usul Penamaan

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 5 Februari 2026 | 18:46 WIB
Tugu Pancakarsa Kabupaten Bogor.
Tugu Pancakarsa Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Kabupaten Bogor memiliki sejarah panjang yang berakar sejak era Kerajaan Pajajaran.

Tanggal 3 Juni kini diperingati sebagai hari jadi daerah tersebut, terinspirasi dari penobatan Raja Sri Baduga Maharaja pada 3 Juni 1482 yang berlangsung dalam prosesi adat Kedabhakti selama sembilan hari.

Mengacu pada catatan resmi Pemerintah Kabupaten Bogor, wilayah yang dahulu dikenal sebagai Regentschap Buitenzorg ini berada di Provinsi Jawa Barat dengan pusat pemerintahan di Cibinong.

Kabupaten Bogor berbatasan langsung dengan Kabupaten Tangerang, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi di sebelah utara; Kabupaten Karawang di timur; Kabupaten Cianjur serta Sukabumi di selatan; dan Kabupaten Lebak di barat.

Secara administratif, Kabupaten Bogor terdiri atas 40 kecamatan yang terbagi ke dalam sejumlah desa dan kelurahan.

Posisi geografis tersebut menjadikan wilayah ini sebagai salah satu daerah strategis di Jawa Barat.

Asal-usul nama Bogor memiliki sejumlah versi.

Beberapa pendapat menyebutkan bahwa nama tersebut berasal dari istilah Buitenzorg, sebutan resmi pada masa kolonial Belanda.

Versi lain mengaitkannya dengan kata “Bahai” yang berarti sapi, merujuk pada keberadaan patung sapi di kawasan Kebun Raya Bogor.

Pendapat lainnya menyebutkan bahwa Bogor berasal dari kata “Bokor”, yakni tunggul pohon aren atau kawung.

Dalam sumber lain, nama Bogor juga tercatat sebagai “Hoofd van de Negorij Bogor” yang kurang lebih bermakna Kepala Kampung Bogor.

Kampung tersebut berada di kawasan Kebun Raya Bogor yang mulai dibangun oleh C.G.K. Reinwardt pada 1817.

Pada 1745, Gubernur Jenderal Gustaf Willem Baron van Imhoff mengembangkan Kampung Bogor sehingga tumbuh menjadi permukiman besar.

Dari komunitas inilah kemudian terbentuk embrio masyarakat Kabupaten Bogor seperti yang dikenal saat ini.

Seiring perkembangan wilayah, pusat pemerintahan Kabupaten Bogor akhirnya dipindahkan ke Cibinong berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1982.

Sejak 1990, aktivitas pemerintahan resmi dijalankan dari kompleks kantor pemerintahan di kawasan tersebut.

Dalam perjalanan sejarahnya, Kabupaten Bogor telah dipimpin oleh sejumlah kepala daerah.

Dimulai dari Ipik Gandamana pada periode 1948–1949, dilanjutkan R.E. Abdoellah, Raden Kahfi, Karta Dikaria, Wisatya Sasmita, Raden Mochamad Muchlis, H. Ayip Rughby, Soedrajat Nataatmaja, H. Eddie Yoso Martadipura, hingga Kolonel H. Agus Utara Effendi.

Memasuki era reformasi, kepemimpinan dilanjutkan oleh Drs. H. Rahmat Yasin, Hj. Nurhayanti, Hj. Ade Munawaroh Yasin, Iwan Setiawan, serta dua penjabat bupati, yakni Asmawa Tosepu dan Bachril Bakri.

Sejak 20 Februari 2025 hingga kini, jabatan Bupati Bogor diemban oleh Rudy Susmanto. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Sejarah Kabupaten Bogor #bupati bogor #hari jadi bogor #kabupaten bogor