Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sering Berceceran di Jalan dan Bikin Bau, Pemkab Bogor Andalkan Truk Compactor untuk Atasi Air Lindi Sampah yang Cemari Lingkungan

Abilly Muhamad • Minggu, 8 Februari 2026 | 12:56 WIB

Petugas saat mengangkut sampah menggunakan armada truk compactor di wilayah Parung, Kabupaten Bogor.
Petugas saat mengangkut sampah menggunakan armada truk compactor di wilayah Parung, Kabupaten Bogor.


RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengandalkan armada truk compactor untuk atasi pencemaran lingkungan saat pengangkutan sampah.

Sebab saat proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga Kabupaten Bogor, air lindi sering berceceran atau menetes di jalanan sehingga menimbulkan bau tak sedap.

‎Bahkan, selain menimbulkan bau tak sedap, air lindi juga berbahaya untuk kesehatan karena mengandung bakteri.

‎Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan, dalam memecahkan persoalan itu, Pemkab Bogor telah mengambil langkah melalui truk compactor sebagai solusi.

Baca Juga: Fokus Bangun SDM Kabupaten Bogor, Bupati Rudy Susmanto Geber Program Kejar Paket hingga Beasiswa Sarjana Tiap Desa

‎"Kami bertransformasi beberapa unit kendaraan pengangkut sampah sudah menggunakan truk compactor," kata Rudy dalam keterangannya Minggu, 8 Februari 2026.

‎Kendati begitu, kata Rudy Susmanto, armada truk compactor yang dimiliki saat ini oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) belum banyak jumlahnya.

‎"Belum bisa semuanya (ke seluruh kecamatan), mudah-mudahan tahapannya berjalan dari tahun ke tahun. Sehingga, proses pengangkutan sampah dari beberapa titik lokasi dapat kita minimalisir untuk air lindi yang keluar," jelas dia.

Baca Juga: Tabung Gas Elpiji Meledak di Gunung Putri Kabupaten Bogor Rusak ‎Kontrakan, 2 Orang Luka

‎Rudy juga menambahkan bahwa, setiap Desa nantinya akan menganggarkan untuk atasi persoalan sampah melalui Bantuan Keuangan Desa (Bankeu) tahun 2026.

‎"Kita nanti akan menggunakan Bantuan Keuangan (Bankeu) Desa Tahun 2026 untuk pengelolaan sampah di tingkat desa, sehingga beberapa sampah bisa diproses di tingkat desa untuk dibawa ke TPAS Galuga," imbuh dia.

Baca Juga: BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pastikan Pemrov Jabar Tangani Pasien Gagal Ginjal hingga Kanker yang Tidak Mampu

‎Bupati Bogor meyakini bahwa, dengan hadirnya truk compactor tersebut bisa dapat mengatasi air lindi yang kerap menimbulkan bau tak sedap disepanjang jalan raya menuju ke TPAS akhir.

‎"Kalau truk compactor kan itu model truknya tertutup jadi ada mesin press nya," pungkasnya. (abl)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #sampah #air lindi #truk compactor