RADAR BOGOR - Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor menggelar bimbingan manasik haji nasional di Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Rabu 11 Februari 2026.
Kepala KemenHaj Kabupaten Bogor, H Muslimin menjelaskan, kegiatan yang diikuti oleh para calon jemaah ini ialah kegiatan yang diselenggarakan Kementrian Haji dan Umrah RI yang diadakan secara serentak diikuti oleh seluruh calon jemaah haji tahun 2026.
"Tujuannya agar program-program pemerintah terkait dengan penyelenggaran haji di tahun 2026 tersampaikan langsung oleh pimpinan dari mulai pak Dirjen, Komisi 8 sampai pak Menteri menyampaikan pesan - pesannya. Jadi pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh Pemerintah melalui Kementrian Haji dan Umrah bisa tersampaikan langsung untuk jemaah," kata Kepala KemenHaj Kabupaten Bogor, H Muslimin.
Baca Juga: Tiga Bulan Beroperasi, Ambulans Gratis PWI Kota Bogor Resmi Diluncurkan
Ia menyampaikan, dalam kegiatan tersebut juga, pemerintah ingin memastikan bahwa negara hadir dan menjamin keamanan para calon jemaah agar jemaah lebih semangat sebelum menjalankan ibadah haji.
"Makanya jauh-jauh hari sudah disiapkan petugasnya, jauh-jauh hari sudah semua terkait dengan dokumen udah kita bereskan dan nanti di sana juga untuk saatnya saat pelaksanaan semuanya sudah dipersiapkan oleh pemerintah. Jadi lebih kepada bagaimana agar jemaah itu tenang," jelas dia.
Sehingga, kata dia, diharapkan jemaah bisa konsentrasi dalam menjalankan ibadah. Sebab, segala sesuatu fasilitas yang diperlukan telah disiapkan oleh pemerintah.
"Tinggal jemaah diharapkan dalam melakukan persiapan tetap menjaga kesehatan saat nanti sampai di sana khusu dalam melaksanakan ibadah," ujarnya.
Baca Juga: Tiga Bulan Beroperasi, Ambulans Gratis PWI Kota Bogor Resmi Diluncurkan
Adapun, kata dia, bimbingan manasik haji nasional ini untuk keberangkatan calon jemaah haji pada tahun 2026. Pemberangkatan awal akan dilakukan di bulan April.
"Jadi kita menurut kalender haji itu mulai 21 April itu jemaah kloter pertama akan diberangkatkan ke embarkasi. Kita 2.400 jemaah kalo full sebetulnya 5 kloter tapi ada 2 kloter gabungan kita rencana mungkin sekitar 7 kloter," terang dia.
Selain itu, H Muslimin menambahkan bahwa, bimbingan kali ini perdana digelar di Masjid Raya Nurul Wathon.
Kata dia, memang diketahui bersama Masjid Raya Nurul Wathon ini dibangun Pemerintah Daerah untuk memfasilitasi jemaah haji dan umrah.
Baca Juga: Mental Health Anak dan Remaja Alami Peningkatan, Radar Bogor Gelar Forum OBSESI
"Nah ini sekarang udah jadi ya kita gunakan untuk itu yang mau praktek manasik juga sudah ada miniatur Ka'bah jadi sudah ada lebih tergambar lagi dengan melakukan pelaksanaan kegiatan disitu dan lebih kepada kita memanfaatkan fasilitas yang sudah ada yang sudah dibangun dengan begitu megahnya untuk kita pake untuk kita gunakan sesuai dengan fungsinya karna memang di antaranya itu adalah untuk fasilitas jemaah haji dan umrah," papar dia.
Bahkan, menurutnya para calon jemaah haji ini sangat menyambutnya dengan antusias. Kedepan, kata dia, akan terus diadakan kegiatan serupa di Masjid Raya Nurul Wathon.
"Kedepan mungkin juga kegiatan - kegiatan serupa akan kita lakukan disitu. Praktek sudah ga harus bikin itu lagi, sudah ada semua gitu. Sebagai bentuk juga penghargaan kepada pimpinan daerah yang sudah memfasilitasi kita gunakan tadi kan jemaah responnya senang luar biasa," pungkasnya. (abl)