RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 secara terpadu melalui Forum Konsultasi Publik yang berlangsung di Ruang Serbaguna I Setda pada Kamis, 12 Februari 2026.
Perencanaan pembangunan 2027 diarahkan pada empat prioritas utama, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi lokal lewat pengembangan pusat-pusat ekonomi baru yang terintegrasi, penyediaan infrastruktur dasar, serta layanan inklusif melalui perlindungan sosial dan pelayanan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Sejumlah program strategis dan proyek infrastruktur telah diproyeksikan, seperti pengembangan angkutan umum massal Koridor 2 rute Bojonggede–Sentul Selatan, pembangunan Terminal Tipe C, pengembangan sekolah unggulan tingkat SD dan SMP negeri, serta pembangunan hutan kota.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menekankan bahwa perencanaan yang matang dan terintegrasi menjadi kunci dalam menentukan arah pembangunan dua tahun ke depan.
Menurutnya, forum tersebut merupakan ruang strategis yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah pembangunan secara bersama.
"Forum ini menjadi ruang strategis, seluruh stakeholder hadir untuk merancang langkah ke depan," ujar Ajat dalam acara tersebut dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bogor.
Ajat juga mengapresiasi tingginya partisipasi peserta, termasuk tokoh agama dan berbagai unsur masyarakat. Ia menilai keterlibatan seluruh elemen tersebut menjadi dorongan positif dalam menyusun rencana pembangunan yang lebih komprehensif di tengah padatnya agenda pelaksanaan program.
Baca Juga: Warga Kabupaten Bogor Bisa Bayar Pajak di Kantor Kecamatan, Layanan Lebih Dekat dan Mudah Dijangkau
Ia menyampaikan pesan Bupati Bogor Rudy Susmanto bahwa persoalan kemiskinan dan pengangguran masih menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan bersama. Pemerintah daerah terus berupaya menurunkan kedua indikator tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
Upaya menekan tingkat pengangguran terbuka dilakukan melalui program padat karya yang diharapkan mampu menyerap tenaga kerja, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan. Selain itu, peningkatan bantuan keuangan desa diarahkan untuk memperkuat perekonomian lokal berbasis pemberdayaan masyarakat.
Program infrastruktur dipandang tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga sebagai sarana membuka akses distribusi barang dan mobilitas masyarakat, sehingga mempermudah aktivitas kerja, pendidikan, dan kegiatan ekonomi yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Lebih lanjut, Ajat menjelaskan bahwa Bupati Bogor mendorong integrasi program antar perangkat daerah. Misalnya, Dispora memberikan pelatihan, Disdagin menyiapkan peralatan, Dinas Koperasi membantu pemasaran, dan BUMD perbankan mendukung pembiayaan. Skema kolaboratif ini ditargetkan berjalan optimal mulai 2026.
Dari sisi kewilayahan, Pemkab Bogor berfokus mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah Tengah, Timur, dan Barat. Wilayah Barat dipacu percepatan pembangunannya, wilayah Timur diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, sementara wilayah Tengah difokuskan pada pengendalian kawasan, khususnya di daerah hulu dan aliran sungai seperti DAS Ciliwung.
Selain itu, aspek kebencanaan menjadi perhatian penting mengingat Kabupaten Bogor termasuk wilayah rawan bencana. Pemetaan daerah berisiko gerakan tanah dan potensi bencana lainnya terus dilakukan, disertai intervensi kebijakan guna memperkuat mitigasi dan ketahanan bencana.
Baca Juga: Kisah Warga Cijayanti Babakan Madang Bogor saat Rumah Diterjang Banjir Viral: Kita Udah Pasrah Aja
Sementara itu, Kepala Bappedarida Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menyatakan bahwa proyeksi pembangunan 2027 harus mampu merespons dinamika bonus demografi. Ia menegaskan target utama pembangunan adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata melalui pengembangan pusat ekonomi baru yang mampu menyerap tenaga kerja secara signifikan.
Dengan sinergi seluruh perangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis pembangunan pada 2027 akan semakin maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Editor : Eka Rahmawati