RADAR BOGOR - Mantan Ketua Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Bogor, Safrudin Jepri, mengalami luka serius setelah diserang seorang pria usai menunaikan salat Jumat pada 13 Februari 2026.
Mantan Kades Ciherangpondok Kecamatan Caringin tersebut, saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Safrudin Jepri menjadi korban penyerangan oleh seorang pria tak jauh dari rumahnya di masjid.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka berat di bagian perut sebelah kiri.
Saat ini, Safrudin Jepri yang juga dikenal sebagai pemilik Grand Titik Kumpul masih menjalani penanganan medis intensif.
Korban dilarikan ke RSUD DR. K.H. Idham Chalid yang berada di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.
Hingga saat ini, tim medis masih melakukan tindakan operasi untuk menangani luka yang dialami korban.
Humas Grand Titik Kumpul, Asep Zonge menyampaikan, kondisi Safrudin Jepri masih dalam proses penanganan di ruang operasi.
"Mohon doanya, semoga cepat pulih kembali," kata Asep kepada Radar Bogor.
Sementara itu, pelaku penyerangan telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Aparat Kepolisian, saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.
Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar, mengingat kejadian berlangsung di lingkungan tempat ibadah usai pelaksanaan salat Jumat. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim