RADAR BOGOR - Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor melakukan rapat koordinasi internal membahas kesiapan teknis untuk menjamin pasokan air bersih tetap maksimal.
Sebagai informasi, meskipun jadwal loket pelayanan sedikit berubah selama ramadhan namun petugas teknik tetap siaga 24 jam jika terjadi gangguan pengaliran.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menyatakan bahwa pegawai Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berkomitmen memberikan pelayanan responsif meskipun dalam keadaan berpuasa, mulai dari loket pelayanan sebagai frontliner hingga Tim Reaksi Cepat penanganan gangguan pengaliran.
Contohnya jika kekeruhan dan debit air baku melampaui ambang batas desain instalasi maka proses pengolahan membutuhkan dosis bahan kimia lebih tinggi dan waktu pengendapan lebih lama.
Bahkan, kata dia, dalam kondisi ekstrem, terpaksa menurunkan kapasitas produksi untuk menjaga mutu air sesuai standar kesehatan.
"Oleh sebab itu, kami mohon pengertiannya jika terjadi gangguan pengaliran yang disebabkan oleh alam seperti longsor yang merusak jaringan pipa maupun air baku sungai yang tidak bisa diolah," imbuh dia.
"Kamipun mengajak kesadaran pelanggan untuk membiasakan menampung air di torent maupun bak penampungan sebagai cadangan air bersih sementara petugas teknis kami terus berusaha melakukan normalisasi pengaliran," pungkasnya.
Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan ini, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berharap dapat memberikan pelayanan air bersih yang andal dan pelanggan dapat menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan dengan khusyuk.(abl)