RADAR BOGOR – Puncak Karnaval Budaya IV yang digelar PT Kesuma Agung Selaras (KAS Group) berlangsung meriah di kawasan Graha Laras Sentul, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin 16 Februari 2026.
Meski sempat diguyur hujan, antusiasme peserta dan masyarakat tidak surut hingga seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
CEO PT Kesuma Agung Selaras, I Wayan Madik Kesuma, mengaku bersyukur kegiatan yang dipersiapkan dalam waktu singkat itu dapat terlaksana dengan sukses dan sangat meriah.
"Puji tuhan alam semesta merestui. Awalnya hujan, tiba-tiba berhenti sampai semua peserta bisa ikut pentas," ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 16 Februari 2026.
Ia menjelaskan, karnaval budaya ini sekaligus menjadi bagian dari program clearance stok perumahan yang dimiliki perusahaan.
"Intinya kita ingin mengajak masyarakat bergembira menyambut bulan Ramadan, memyambut Imlek, dan menyambut hari raya nyepi," katanya.
Karnaval Budaya IV Tahun ini, kemeriahan terasa meningkat dengan ragam pertunjukan budaya yang tampil bersamaan.
Parade budaya dimulai dari bundaran Graha Laras Sentul menuju Marketing Gallery Graha Laras Sentul.
Di sepanjang rute, warga tampak memadati area untuk menyaksikan arak-arakan.
Sejumlah kesenian yang tampil antara lain Baleganjur dari komunitas Sekar Jepun Sentul, Sisingaan, Angklung dari Bogor, Barongsai dan Liong, hingga penampilan puncak Reog Ponorogo.
“Baru kali ini mungkin ada Reog Ponorogo barengan sama Barongsai pentas bareng dengan Angklung. Itu sesuatu yang luar biasa menurut saya,” ungkapnya.
Ia juga menceritakan momen toleransi menarik saat hujan sempat turun di awal acara.
Rombongan Baleganjur bahkan sempat berhenti di area masjid, sebelum hujan reda beberapa menit kemudian dan parade kembali dilanjutkan.
"Jadi kita lanjutkan parade budaya ini, karnaval budaya dari Bundaran Graha Laras Sentul sampai di Marketing Galeri Graha laras Sentul," tuturnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk komitmen perusahaan sebagai bagian dari masyarakat untuk turut melestarikan budaya bangsa.
"Kami berharap, karnaval budaya ini bisa terus berlanjut. Kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia yang luar biasa ini untuk mencintai, menikmati seni budaya yang luar biasa ini," jelasnya.
Peserta dan audiens sebagian besar berasal dari lingkungan perumahan Graha Laras Sentul serta warga sekitar Cibinong dan Bogor.
Baik penghuni perumahan maupun masyarakat umum tampak menikmati seluruh pertunjukan dengan penuh antusias.
"Menjelang Ramadhan, menjelang Imlek, menjelang Nyepi juga sebentar lagi. Jadi momennya sangat luar biasa," pungkasnya.(cr1)
Editor : Alpin.