Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Lakukan Kajian Geologi di Titik Rawan Pascabencana Babakan Madang dan Sukamakmur

Muhammad Ali • Jumat, 20 Februari 2026 | 16:48 WIB
BENCANA : Bupati Bogor Rudy susmanto saat turun langsung ke lokasi banjir bandang di kawasan Leuwi Nutug.
BENCANA : Bupati Bogor Rudy susmanto saat turun langsung ke lokasi banjir bandang di kawasan Leuwi Nutug.

RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan langkah evaluasi menyeluruh pascabencana yang terjadi di Kecamatan Babakan Madang dan Sukamakmur, sejumlah titik terdampak kini tengah dikaji secara geologis guna menentukan langkah penanganan yang tepat.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan pihaknya telah meminta dilakukan kajian geologi di beberapa lokasi rawan, salah satunya di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur.

Menurut Rudy, hasil kajian tersebut nantinya akan dipaparkan secara langsung kepada pemerintah daerah sebelum diputuskan langkah lanjutan.

“Setelah hasil kajian geologisnya keluar, kami minta paparan secara langsung,” jelasnya kepada Radar Bogor, Jumat 20 Februari 2026.

Ia menegaskan, setalah dipaparkan Pemkab Bogor akan berkomunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat.

“Sehingga langkah-langkah yang harus diambil berdasarkan rekomendasi dari tim geologi untuk kita implementasikan di lapangan,” tandasnya.

Perlu diketahui Kecamatan Sukamakmur tepatnya di Desa Pabuaran terjadi pergerakan tanah pada Sabtu, 29 Januari 2026 lalu.

Sedangkan di Babakan Madang tepatnya di Desa Cijayanti dan Bojongkoneng terjadi banjir bandang pada Rabu, 11 Februari 2026.(cr1)

Editor : Alpin.
#Sukamakmur #banjir #Babakan Madang #kabupaten bogor