Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kerusakan Plafon dan Pagar di Stadion Pakansari Capai Rp350 Juta, Atap Belum Dihitung

Muhammad Ali • Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:47 WIB

Petugas merapikan atap Gelora Pakansari yang roboh akibat angin dan hujan deras Kamis, 12 Februari 2026.
Petugas merapikan atap Gelora Pakansari yang roboh akibat angin dan hujan deras Kamis, 12 Februari 2026.

RADAR BOGOR – Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor (Dispora) masih melakukan pendataan dan penghitungan kerugian pasca angin puting beliung yang merusak kawasan Stadion Pakansari.

Hingga saat ini, kerusakan pada plafon, pagar, dan sejumlah fasilitas pendukung Stadion Pakansari ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, menyampaikan bahwa perhitungan sementara mencakup kerusakan plafon, pagar, serta fasilitas di area Stadion Pakansari, tidak hanya stadion utama.

“Totalnya saya lupa, karena tidak semua plafon yang kena, kurang lebih Rp350 jutaan. Ini plafon, pagar kemudian KCP, kurang lebih Rp300 jutaan,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu 21 Februari 2026.

Namun demikian, kerusakan atap stadion belum masuk dalam hitungan tersebut. Asnan mengungkapkan terdapat 13 panel atap yang terbawa angin kencang.

Ia menjelaskan, setiap satu panel terdiri dari lima lembar atap dengan panjang sekitar 200 meter. Perbaikan nantinya hanya dilakukan pada bagian yang rusak, bukan penggantian keseluruhan atap.

“Saya belum komunikasi dengan BPBD, apakah menggunakan BTT atau bagaimana, karena itu kan prioritas,” katanya.

Saat ini, Dispora fokus melakukan evakuasi material atap yang rusak di bagian atas stadion. Proses tersebut memerlukan tenaga ahli, mengingat tidak semua pegawai dapat naik ke struktur atap.

“Kemarin kita gunakan atlet panjat tebing untuk bisa naik ke sana. Sekarang sedang kita rapikan,” ucapnya.

Untuk estimasi waktu perbaikan menyeluruh, Asnan memperkirakan pekerjaan fisik dapat dimulai bulan depan setelah proses penghitungan dan perencanaan rampung.

Ia menegaskan, nilai kerugian sekitar Rp350 juta tersebut belum termasuk biaya perbaikan atap.

Sebelumnya, perbaikan satu panel atap oleh kementerian disebut menelan biaya ratusan juta rupiah. “Pokoknya di atas Rp100 jutaan satu panel,” tandasnya.

Ia menambahkan, dengan besarnya kerusakan tersebut, bukan tidak mungkin total anggaran perbaikan kawasan Pakansari tahun ini dapat menembus lebih dari Rp1 miliar. (cr1l

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #kerusakan #stadion pakansari