RADAR BOGOR – Tumpukan sampah mengular sepanjang kurang lebih 35 meter di ruas Jalan Cileungsi-Setu, tepatnya di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Pantauan Radar Bogor di lokasi, sampah rumah tangga bercampur dengan limbah plastik dan sisa makanan terlihat menggunung di pinggir jalan. Selain merusak pemandangan, tumpukan tersebut juga berpotensi mencemari lingkungan sekitar, terlebih saat hujan turun dan air membawa sampah ke saluran drainase.
Salah satu warga, Syahril Gifari (24), mengatakan tumpukan sampah itu sudah cukup lama dibiarkan tanpa penanganan maksimal. Ia menyebut, setiap hari selalu ada saja oknum yang membuang sampah di lokasi tersebut.
“Awalnya tidak terlalu banyak, tapi lama-lama makin menumpuk, sekarang panjangnya kurang lebih 35 meter. Baunya juga sangat menyengat, apalagi kalau hujan ditambah aing kencang,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa, 24 Februari 2026.
Menurut Syahril, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu warga sekitar, tetapi juga para pengendara yang melintas di Jalan Cileungsi–Setu. Sampah yang meluber hingga mendekati badan jalan dinilai membahayakan, terutama pada malam hari.
Ia berharap pemerintah desa, kecamatan dan dinas terkait segera turun tangan untuk membersihkan lokasi dan mengambil langkah tegas agar praktik pembuangan sampah liar tidak terus berulang.
“Harus ada solusi, entah dibuatkan tempat pembuangan resmi atau pengawasan rutin, kalau tidak ada tindakan tegas, nanti akan terus seperti ini,” tegasnya.
Syahril pun mengimbau masyarakat agar lebih sadar menjaga kebersihan lingkungan dan tidak menjadikan pinggir jalan sebagai tempat pembuangan sampah sembarangan. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati