Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Tegaskan Pengelolaan BUMD Secara Profesional, Bupati Rudy Susmanto: Fokus Profit dan Berdampak Bagi Masyarakat

Abilly Muhamad • Rabu, 25 Februari 2026 | 17:05 WIB

Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto.


RADAR BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk mengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara profesional dengan orientasi pada peningkatan profit serta dampak nyata bagi masyarakat.

‎Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) gabungan empat BUMD Pemerintah Kabupaten Bogor, di Hotel Horison Sayaga, Cibinong, Rabu 25 Februari 2026.

‎Hadir secara virtual Kepala Biro BUMD, Investasi dan Administrasi Pembangunan Provinsi Jawa Barat, para komisaris, direktur, dan pemegang saham, perwakilan Bank BJB Provinsi Jawa Barat, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Di Tengah Ramadhan Pascabencana Aceh, Dompet Dhuafa Terus Giat Bersih dan Perbaikan Fasum Milik Warga

‎Bupati Rudy menekankan pentingnya sinergi, evaluasi menyeluruh, serta penyamaan visi antara pemerintah daerah dan jajaran komisaris maupun direksi.

‎Menurutnya, BUMD harus menjadi lokomotif pembangunan daerah, bukan sekadar pelengkap struktur pemerintahan.

‎"Keuntungan pemerintah bukan hanya soal dividen, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan manfaat. BUMD harus untung dan harus berdampak," ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa 25 Februari 2026.

‎Rudy memastikan pengelolaan BUMD di bawah kepemimpinannya tidak akan diwarnai kepentingan politik.

‎Rudy menegaskan, evaluasi jabatan komisaris dan direksi dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 1 2026 Hampir 90 Persen Cair Secara Nasional, Cek Rincian Penerima dan Batas Akhir Maret

‎Menurutnya, pejabat yang masa jabatannya telah habis tetap berpeluang diperpanjang apabila menunjukkan capaian positif.

Sementara itu, jabatan yang kosong akan segera diisi melalui mekanisme Panitia Seleksi (Pansel).

‎"Bisnis itu butuh kepercayaan dan kebersamaan. Kita tidak mencari kesalahan, tapi membenahi bersama," ujarnya.

‎Rudy menargetkan mulai 2026 tren profit seluruh BUMD harus meningkat signifikan.

Bupati menyebut tahun 2025 menjadi fondasi awal yang baik karena seluruh BUMD tercatat tidak mengalami kerugian.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 Sudah Cair, Ada Saldo Rp600 Ribu Masuk Dua Kali dan 3 Juta Penerima Baru

‎Beberapa langkah strategis yang disiapkan antara lain penguatan sektor pariwisata dan layanan haji melalui pengembangan hotel serta optimalisasi potensi kegiatan pelatihan perangkat daerah sebagai pasar internal.

‎Selain itu, sektor perbankan daerah juga didorong lebih agresif mengambil peluang, termasuk pembiayaan perumahan bagi ASN dan PPPK dengan skema yang terjangkau.

‎Dalam rangka memperkuat tata kelola, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan audit menyeluruh.

Rudy Susmanto menegaskan langkah ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan transparansi dan perbaikan sistem manajemen.

‎"Kita ingin melihat secara utuh. Kalau ada kekurangan, kita perbaiki bersama," katanya.

‎Rudy berharap seluruh jajaran BUMD memiliki pola pikir yang sama dalam membangun perusahaan daerah.

Dia mengajak semua pihak meninggalkan perbedaan dan fokus pada penguatan bisnis.

‎"Kalau ada yang perlu diperbaiki, kita perbaiki. Tidak perlu ganti semuanya kalau masih bisa dibenahi. Yang penting maju bersama," tutur dia.

‎Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis BUMD dapat tumbuh lebih sehat, kompetitif, dan memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.(abl)

Editor : Alpin.
#bumd #Rudy Susmanto #bupati bogor