Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bupati Bogor Resmikan Empat Fasilitas Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Perkuat Layanan Kesehatan

Muhammad Ali • Rabu, 4 Maret 2026 | 23:58 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan fasilitas baru di RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan fasilitas baru di RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan sejumlah layanan kesehatan baru di RSUD Bakti Pajajaran, sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Bogor.

Adapun layanan yang diresmikan meliputi inovasi Force Stroke (Code Stroke) dan metode Digital Subtraction Angiography (DSA), Pelayanan Jantung Anak Intervensi, Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS), serta pelayanan kemoterapi.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan sertifikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada RSUD Bakti Pajajaran dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Rudy mengaku haru dan bangga melihat perkembangan RSUD yang dinilainya bertransformasi cepat mengikuti kemajuan dunia kesehatan.

“Kami datang melihat haru dan bangga rumah sakit kita bertransformasi menjadi rumah sakit yang betul-betul mengikuti perkembangan zaman dunia kesehatan,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu, 4 Maret 2026.

Salah satu fasilitas yang menjadi kebanggaan adalah layanan DSA. Menurutnya, metode ini menjadi terobosan penting dalam percepatan penanganan stroke dan gangguan pembuluh darah.

Ia menyebut, di Indonesia baru sekitar enam rumah sakit yang mengoperasikan metode tersebut Kabupaten Bogor pun kini menjadi salah satunya.

“Kalau berobat di beberapa rumah sakit lain, biayanya cukup mahal, satu kali penanganan bisa mencapai Rp60 sampai Rp70 juta, di RSUD Bakti Pajajaran dengan metode yang sama, sudah bisa menggunakan BPJS,” jelasnya.

Rudy juga menegaskan komitmen Pemkab Bogor dalam mendukung Universal Health Coverage (UHC) 100 persen. Ia mengklaim, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar yang berani mengalokasikan anggaran hampir Rp1 triliun per tahun dari APBD untuk menjamin layanan kesehatan masyarakat melalui BPJS Kesehatan.

“Kami berharap BPJS Kesehatan dapat memfasilitasi klaim layanan rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Bogor, termasuk kemoterapi di RSUD Bakti Pajajaran,” katanya.

Dengan hadirnya layanan DSA dan Code Stroke, Unit Transfusi Darah Rumah Sakit, intervensi jantung anak, serta kemoterapi. Ia berharap masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah, termasuk ke Jakarta, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

“Yang punya gejala stroke, penyakit jantung bawaan lahir, hari ini alatnya sudah disiapkan, tidak perlu lagi dirujuk ke Jakarta, bisa ditangani di rumah sakit umum daerah kita sendiri,” tegasnya.

Saat ini, terdapat empat RSUD di Kabupaten Bogor yang dinilai terus berbenah dalam aspek pelayanan, kebersihan, hingga teknologi. Dalam waktu dekat, Pemkab Bogor juga menargetkan penambahan satu RSUD baru di wilayah Parung guna memperluas akses layanan kesehatan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, DPRD Kabupaten Bogor, serta seluruh pihak yang mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut.

Rudy berharap inovasi di bidang kesehatan, termasuk temuan anak bangsa, dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan masyarakat luas, khususnya warga Kabupaten Bogor.

"Bagi masyarakat yang mengalami gejala stroke sehingga tidak terlalu jauh dan penanganan pengobatannya jadi lebih mudah," pungkasnya.

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #bupati #RSUD Bakti Pajajaran