Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Soal Isu Balap Lari di Pakansari Cibinong Jadi Ajang Taruhan, Ketua KORMI Kabupaten Bogor: Bukan Kegiatan Resmi

Abilly Muhamad • Kamis, 5 Maret 2026 | 20:54 WIB

Ketua KORMI Kabupaten Bogor Rike Iskandar saat menyampaikan keterangan.
Ketua KORMI Kabupaten Bogor Rike Iskandar saat menyampaikan keterangan.


RADAR BOGOR - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor menanggapi informasi yang beredar di media sosial terakit dugaan adanya taruhan dalam kegiatan balap lari di wilayah Kabupaten Bogor.

‎Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rike Iskandar menyampaikan indikasi ajang taruhan dalam kegiatan balap lari jalanan merupakan fenomena yang patut diwaspadai.

‎Meskipun, kata dia, biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh segelintir oknum penonton, tindakan tersebut mencoreng nilai sportivitas olahraga.

Baca Juga: Musim Kemarau Diperkirakan Mulai April, BMKG: Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus 2026

‎Rike menuturkan, sebagai langkah konkret, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor melalui KORMI Kabupaten Bogor sudah memfasilitasi kegiatan balap lari ini secara resmi di dalam area Pakansari.

‎"Tujuannya adalah untuk mengakomodasi minat anak muda sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, kondusif, serta terpantau sepenuhnya sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan jauh dari praktik negatif seperti taruhan," ujar Rike, Kamis 5 Maret 2026.

Pihaknya menegaskan bahwa kejadian yang viral di media sosial tersebut terjadi di luar kawasan Gelora Pakansari dan bukan merupakan bagian dari acara resmi yang digelar oleh Forkopimda Kabupaten Bogor dalam hal ini KORMI.

Baca Juga: Pemerintah Jamin Cadangan BBM Aman di Tengah Dinamika Global, Menteri ESDM Pastikan Pasokan Terjaga

‎"Sangat disayangkan, semangat positif anak-anak muda dalam berolahraga harus tercederai oleh perilaku sebagian kecil penonton yang menjadikan ajang tersebut sebagai tempat bertaruh," jelasnya.

‎Rike menghimbau kepada seluruh anak muda yang melakukan kegiatan balap lari di luar agenda resmi agar tetap menjaga ketertiban.

Jangan sampai kegiatan yang sejatinya positif bagi kesehatan dan kebersamaan ini menjadi negatif karena melanggar aturan hukum maupun norma masyarakat.

‎"Forkopimda Kabupaten Bogor selama ini telah memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap fenomena balap lari di bulan Ramadhan sebagai alternatif kegiatan positif, kami meminta kepada seluruh pihak untuk menjaga kepercayaan tersebut dengan tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," tutupnya.(abl)

Editor : Eka Rahmawati
#KORMI #balap lari #kabupaten bogor