RADAR BOGOR - Polri mengadakan kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar di lokasi pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Kamis, 5 Maret 2026.
Acara yang digelar di Gedung Academic Center tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara jajaran Polri dengan masyarakat dan para tokoh yang selama ini turut mendukung pembangunan sekolah.
Dalam sambutannya, Asisten Kapolri bidang SDM, Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto, menyampaikan bahwa progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara kini telah mencapai sekitar 60 persen. Sejumlah fasilitas utama mulai tampak berdiri, termasuk Gedung Academic Center yang nantinya difungsikan sebagai pusat kegiatan pembelajaran.
Baca Juga: Musim Kemarau Diperkirakan Mulai April, BMKG: Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus 2026
“Sekolah ini dibangun karena semangat persaudaraan dan kerja sama berbagai pihak,” ujar Brigjen Budhi Kamis, 5 Maret 2026.
Menurutnya, pembangunan sekolah tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa proyek ini tidak mungkin berjalan optimal tanpa dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu fasilitas yang hampir selesai adalah Academic Center dengan tingkat penyelesaian sekitar 95 persen. Gedung tersebut akan digunakan sebagai pusat aktivitas akademik sekaligus area makan siswa.
Selain itu, pembangunan perpustakaan juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan capaian lebih dari 90 persen. Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung proses penilaian program International Baccalaureate (IB) yang tengah diajukan pihak sekolah.
Baca Juga: Balap Lari di Pakansari Cibinong Viral Diduga Jadi Ajang Taruhan, Bupati Bogor Bakal Tindak Tegas
Sementara itu, pembangunan asrama siswa yang terdiri dari empat blok masih berlangsung dengan progres lebih dari 50 persen. Asrama tersebut dirancang untuk menampung siswa laki-laki maupun perempuan yang akan menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Di kawasan sekolah, sejumlah fasilitas penunjang lainnya juga tengah disiapkan, antara lain welcoming center, gedung teater, serta sarana ibadah.
Budhi menambahkan bahwa kompleks rumah ibadah lintas agama turut dibangun sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai toleransi dan keberagaman kepada para siswa.
“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersatu. Justru keberagaman menjadi kekuatan yang mempersatukan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Gunung Sindur atas dukungan yang diberikan selama proses pembangunan berlangsung, sekaligus menyampaikan permohonan maaf apabila aktivitas konstruksi sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar.
Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara ditargetkan selesai secara bertahap hingga tahun 2026 dan diharapkan dapat menjadi institusi pendidikan unggulan yang mampu melahirkan generasi pemimpin masa depan.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati