RADAR BOGOR – Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026, Ikatan Guru Indonesia (IGI) terus mematangkan berbagai persiapan agar kegiatan nasional tersebut dapat berjalan lancar serta menghasilkan program strategis bagi pengembangan profesi guru di Indonesia.
Rakernas I IGI Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bogor secara daring yakni pada 10 dan 11 April 2026. Sementara kegiatan luring akan dilaksanakan di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Banten, 17-19 April 2026 dengan pelaksanaan yang mengusung konsep hybrid atau kombinasi daring dan luring.
Model pelaksanaan ini diharapkan mampu memberikan ruang partisipasi lebih luas bagi pengurus IGI dari berbagai daerah di Indonesia. Saat ini panitia bersama pengurus pusat IGI tengah menyelesaikan sejumlah persiapan penting.
Mulai dari penyusunan draf program kerja, kepastian lokasi kegiatan, hingga koordinasi dengan berbagai pihak internal maupun eksternal guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan optimal.
Ketua Steering Committee (SC) Rakernas I Tahun 2026 yang juga Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat IGI, Jasmansyah, mengatakan Rakernas merupakan agenda tahunan organisasi yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan dan program kerja IGI ke depan.
“Rakernas ini merupakan agenda tahunan IGI untuk menyusun program kerja yang benar-benar berpihak kepada guru. Saat ini kami juga terus melakukan koordinasi dengan pengurus wilayah dan daerah, serta berbagai stakeholder terkait,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menambahkan, Rakernas I Tahun 2026 direncanakan akan dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan tersebut juga diperkirakan akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat serta sejumlah pejabat dari berbagai instansi terkait.
Tak hanya itu, ratusan pengurus wilayah dan daerah IGI dari berbagai provinsi di Indonesia juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui Rakernas ini, IGI berharap dapat merumuskan berbagai program strategis yang mampu meningkatkan kompetensi guru, memperkuat peran organisasi profesi, serta mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati